Thrustmaster membatasi produksi setir Ferrari 499P terbarunya hanya 499 unit, sehingga produk ini langsung masuk kategori barang koleksi. Dengan desain hypercar Ferrari 499P dalam skala 1:1, perangkat ini ditujukan bagi penggemar sim racing yang mencari pengalaman sedekat mungkin dengan mobil balap asli.
Kelangkaan itu diperkuat oleh banderol €851, $851, atau £751. Bagi pengguna yang ingin memasangkannya dengan base yang sesuai, Thrustmaster T818 juga disebut tersedia dengan harga $649.99 di Amazon.
Rancangannya diarahkan ke nuansa mobil balap
Thrustmaster merancang setir ini bersama Ferrari, sehingga detail visual dan fungsinya dibuat mengacu pada karakter mobil ketahanan tersebut. Pada bagian belakang, bodinya memakai material carbon fiber, sementara konfigurasi enam pedal dan sakelar kontrol yang menyala dari belakang menambah kesan kokpit balap.
Di sisi mekanis, setir ini juga menggunakan dual carbon-fiber shift pedals serta empat analog metal pedals. Komposisi itu menunjukkan fokus Thrustmaster pada sensasi berkendara yang mendekati perangkat motorsport, bukan sekadar aksesori pajangan.
Layar dan indikator untuk memantau balapan
Bagian tengah setir dipasangi layar 4,3 inci dengan panel LCD yang mampu menampilkan hingga 140 parameter. Fitur ini memberi pengguna akses cepat ke berbagai data penting saat berada di trek virtual.
Untuk melengkapi informasi visual, perangkat ini membawa 12 RPM LED dan 10 flag LED. Keduanya membantu pengemudi membaca kondisi balapan dan perubahan situasi secara lebih cepat selama lomba berlangsung.
Kontrol fisik yang padat untuk penyesuaian cepat
Thrustmaster membekali setir ini dengan 12 tombol, empat thumb encoder aluminium, dan tiga rotary encoder. Tiga rotary encoder tersebut hadir dengan warna bendera Italia dan dirancang untuk penyesuaian strategi maupun pengaturan mesin saat balapan.
Empat thumb encoder aluminium disiapkan untuk pengaturan yang lebih rinci, termasuk traksi, brake bias, dan berbagai setelan drivetrain. Dengan kombinasi itu, pengguna bisa menyesuaikan mobil virtual secara lebih presisi tanpa harus keluar dari ritme balap.
Ferrari 499P sendiri memiliki bobot historis yang kuat bagi para tifosi karena kembali ke Le Mans pada 2023 setelah absen 58 tahun. Setelah itu, mobil tersebut meraih tiga kemenangan beruntun, sehingga kerja sama Thrustmaster dan Ferrari ini terasa punya nilai emosional yang besar bagi penggemar.
Source: www.notebookcheck.net






