Tidak Harus 100 Persen, Kebiasaan Mengecas HP Ini Justru Bisa Bikin Baterai Lebih Cepat Aus

Author: Redaksi Android62

Mengecas HP sampai penuh memang tidak berbahaya, tetapi membiarkannya terlalu lama berada di angka 100 persen justru bisa mempercepat keausan baterai. Pada baterai lithium-ion yang dipakai hampir semua smartphone modern, pola pengisian lebih menentukan kesehatan baterai dibanding sekadar seberapa sering perangkat diisi daya.

Artinya, pengguna tidak perlu menunggu baterai benar-benar habis sebelum mencolokkan charger. Baterai lithium-ion dirancang agar bisa diisi kapan saja, dan kondisi terlalu rendah maupun terlalu lama penuh sama-sama dapat memberi tekanan pada baterai.

Kisaran 20 Persen hingga 80 Persen Sering Dianggap Lebih Ideal

Sejumlah ahli menyarankan agar daya HP dijaga di rentang moderat, terutama untuk pemakaian harian. Profesor Ritesh Chugh, ahli sosio-teknologi di Universitas Central Queensland, Australia, menyebut baterai lithium-ion modern bekerja paling baik jika diisi secara teratur dan dipertahankan di kisaran 20 persen hingga 80 persen.

Panduan itu bukan aturan kaku yang harus diikuti tepat setiap saat. Fokus utamanya adalah menghindari kondisi ekstrem, baik saat daya terlalu rendah maupun saat ponsel terlalu lama berada pada pengisian penuh.

Kebiasaan Pengisian Dampak Umum Catatan
Diisi hingga 100 persen sesekali Aman Masih wajar untuk kebutuhan tertentu
Sering dibiarkan di 100 persen terlalu lama Berisiko mempercepat keausan Kurang ideal untuk pemakaian harian
Menjaga daya di kisaran moderat Lebih ramah bagi baterai Sering disarankan untuk penggunaan rutin

Isi Penuh Tetap Aman Jika Memang Dibutuhkan

Meski ada anjuran menjaga baterai di kisaran tertentu, mengisi daya sampai 100 persen tetap aman jika memang diperlukan. Situasi seperti bepergian, bekerja seharian, atau aktivitas lain yang membuat pengguna sulit mencari colokan menjadi alasan yang masuk akal untuk mengecas penuh.

TechRadar menjelaskan bahwa mengisi daya sampai 100 persen sesekali bukan masalah. Yang perlu dihindari adalah menjadikan kondisi penuh sebagai kebiasaan yang terus dipertahankan setiap hari.

Smartphone modern juga sudah dibekali sistem manajemen baterai yang membantu mencegah pengisian berlebih. Karena itu, pengisian penuh tidak otomatis merusak baterai selama masih dilakukan dalam batas penggunaan yang wajar.

Fitur Perlindungan Baterai Sudah Banyak Disediakan Produsen

Untuk membantu menjaga kesehatan baterai, sejumlah produsen sudah menambahkan fitur perlindungan pengisian. Apple memiliki Optimized Battery Charging, sementara perangkat lain bisa memakai Adaptive Charging atau Battery Protection.

Fitur-fitur itu dirancang untuk mengurangi tekanan saat perangkat terlalu lama terhubung ke charger. Dalam praktik harian, fitur tersebut bisa menjadi bantuan tambahan bagi pengguna yang sering mengecas semalaman atau dalam durasi panjang.

Selain pola pengisian, suhu perangkat juga perlu diperhatikan saat mengisi daya. Menjaga HP tetap dingin dan memakai charger yang sesuai sama pentingnya agar baterai bisa bertahan lebih lama dan performa perangkat tetap stabil dalam jangka panjang.

Source: www.suara.com
Berita Terbaru