Kemenangan 1-0 atas China langsung memberi Timnas Indonesia U-17 posisi yang sangat menjanjikan di Grup B Piala Asia U-17 2026. Tiga poin dari laga pembuka membuat Garuda Muda langsung berada di urutan kedua klasemen sementara dan hanya tertinggal selisih gol dari Jepang.
Hasil itu juga punya arti lebih besar dari sekadar start yang bagus. Jika mampu finis di dua besar grup, Indonesia akan mengamankan tiket menuju putaran final Piala Dunia U-17 2026.
Laga melawan China berlangsung ketat sejak menit awal di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah. China tampil menekan dan memaksa Indonesia lebih banyak bertahan dalam beberapa momen, tetapi barisan belakang tetap rapat.
Pertahanan Indonesia memang menjadi pondasi utama dalam pertandingan ini. Matthew Baker memimpin lini belakang dengan baik sehingga China kesulitan menemukan celah untuk menembus area berbahaya.
Gol penentu baru lahir ketika pertandingan hampir berakhir. Pada menit ke-87, Keanu Sanjaya memanfaatkan umpan matang dari Matthew Baker dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk Indonesia.
Momen itu menjadi pembeda dalam laga yang berjalan sangat ketat. Satu gol di penghujung pertandingan cukup untuk memastikan Garuda Muda pulang dengan kemenangan penting dari laga perdana.
Di klasemen Grup B, Indonesia langsung berada dalam persaingan yang kompetitif. Jepang sementara memimpin setelah menang 3-1 atas Qatar, sehingga dua tim teratas grup langsung membentuk peta persaingan sejak pekan pertama.
Situasi itu membuat hasil kontra China terasa semakin bernilai. Dalam turnamen seperti ini, poin dari laga awal sering menentukan ruang gerak tim pada pertandingan berikutnya.
Setelah kemenangan tersebut, perhatian tim pelatih langsung beralih ke Qatar. Asisten pelatih Timnas U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menyebut staf sudah mempelajari permainan lawan berikutnya secara mendalam.
Kurniawan menilai gaya bermain Qatar memiliki kemiripan dengan China. Ia juga melihat Qatar cenderung agresif dan mengandalkan transisi cepat serta switch play.
“Mereka sangat attack, mengandalkan switch play, dan kita coba nanti ada sisa waktu beberapa hari untuk antisipasi taktik yang akan kita mainkan ketika melawan Qatar,” kata Kurniawan Dwi Yulianto.
Pertandingan melawan Qatar pun menjadi ujian berikutnya yang sangat penting bagi Indonesia. Kemenangan akan menjaga momentum positif sekaligus memperbesar peluang Garuda Muda untuk terus bertahan di jalur dua besar grup.







