Tiga Rekor Nasional Tumbang Di Hari Kedua Kejurnas Akuatik GBK, Persaingan Makin Ketat

Tiga rekor nasional langsung pecah pada hari kedua Kejurnas Akuatik 2026 di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Persaingan yang ketat sejak awal membuat rangkaian perlombaan pada Rabu, 29 April 2026, terasa jauh lebih panas dari biasanya.

Catatan baru itu lahir dari tiga perenang berbeda, yakni Chelsea Alexandra, Adelia Chantika Aulia, dan Arya Adrean Putra Haryono. Masing-masing berhasil memperbarui rekor nasional di nomor yang mereka ikuti dan sekaligus menunjukkan bahwa level persaingan antarpeserta sudah berada di titik tinggi.

Gaya kupu-kupu putri jadi pembuka sorotan

Chelsea Alexandra menjadi salah satu nama yang paling menonjol pada hari itu setelah turun di nomor 50m gaya kupu-kupu putri kategori Kelompok Umur 1. Perenang asal Jawa Timur tersebut mencatat waktu 27,95 detik saat finis.

Hasil itu membuat Chelsea kembali memegang rekor nasional di nomor tersebut. Rekor sebelumnya, yang juga atas namanya sendiri, berada di angka 27,97 detik dan dicatat pada Open Aquatic Championship 2025.

Adelia Chantika kembali memangkas catatan terbaiknya

Dari lintasan lain, Adelia Chantika Aulia ikut memperlihatkan performa yang stabil di nomor 200m gaya bebas putri KU 2. Perenang DKI Jakarta berusia 15 tahun itu menuntaskan lomba dengan waktu 2 menit 5,29 detik.

Waktu tersebut lebih cepat dibanding rekor nasional sebelumnya miliknya sendiri, yakni 2 menit 5,83 detik. Rekor lama itu dicatat pada Kejurnas Akuatik Indonesia 2025, sehingga hasil terbaru Adelia kembali menegaskan progres yang ia tunjukkan dalam waktu singkat.

Arya Adrean ubah standar nomor gaya dada putra

Di sektor putra, Arya Adrean Putra Haryono juga ikut menambah daftar rekor yang pecah. Perenang asal DI Yogyakarta berusia 19 tahun itu tampil di nomor 100m gaya dada dan finis dengan catatan 1 menit 0,88 detik.

Capaian tersebut menghapus rekor lama yang sebelumnya dipegang M. Dwiky Raharjo dengan waktu 1 menit 1,75 detik. Rekor itu lebih dulu tercatat pada Kejurnas 2025, sebelum akhirnya disalip oleh Arya di GBK.

Peta medali masih bergerak ketat

Selain catatan rekor, persaingan antardaerah juga tetap menarik untuk dicermati. DKI Jakarta masih berada di puncak klasemen sementara dengan raihan 23 emas, 18 perak, dan 12 perunggu.

Jawa Barat menyusul di posisi kedua dengan 18 emas, sedangkan Jawa Timur menempati urutan ketiga dengan 11 medali emas. Selisih perolehan yang belum terlalu jauh membuat setiap nomor berikutnya tetap berpotensi mengubah susunan klasemen.

Kejurnas Akuatik 2026 sendiri masih berlanjut hingga 1 Mei untuk disiplin renang, sebelum kembali digelar pada 5-7 Mei 2026. Dengan tiga rekor nasional yang sudah jatuh dalam satu hari, perhatian kini tertuju pada peluang lahirnya catatan baru lain dari kolam GBK Senayan.

Source: www.viva.co.id

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer