Tiga S-Class Dikirim Keliling Dunia 50.000 Km, Indonesia Ternyata Tak Masuk Rute Mercedes-Benz

Author: Redaksi Android62

Indonesia tak masuk dalam daftar persinggahan saat Mercedes-Benz membawa S-Class terbaru dalam perjalanan uji keliling dunia sejauh 50.000 kilometer. Padahal, rombongan justru melewati beberapa negara tetangga di Asia Tenggara, sehingga absennya Indonesia ikut mencuri perhatian para penggemar otomotif di tanah air.

Misi ini menjadi bagian dari perayaan 140 tahun Mercedes-Benz dengan tajuk “140 Years. 140 Places”. Tiga unit sedan andalan itu tidak diuji di lintasan tertutup, melainkan di jalan umum dengan kondisi yang beragam, mulai dari cuaca hingga infrastruktur di enam benua.

Rute panjang lintas benua

Perjalanan dimulai dari Stuttgart, Jerman, lalu bergerak ke pegunungan Swiss yang terjal. Dari sana, iring-iringan melanjutkan rute ke Prancis dan Spanyol sebelum menyeberang ke benua Amerika.

Di Amerika Selatan, tiga unit S-Class itu tercatat melintas dari Brasil hingga Chile. Setelah menyelesaikan fase tersebut, rombongan kemudian bergerak ke Asia sebagai bagian berikutnya dari pengujian ketahanan yang dirancang sangat panjang.

Asia dilewati, Indonesia tetap kosong

Saat memasuki Asia, Mercedes-Benz sudah melewati Eropa dan Amerika terlebih dahulu. Namun, daftar persinggahan di kawasan ini tidak mencantumkan Indonesia sebagai lokasi yang disinggahi.

Berdasarkan rencana yang diumumkan, rombongan hanya dijadwalkan melintas ke Vietnam, Thailand, Singapura, dan Malaysia. Kondisi itu membuat nama Indonesia menjadi sorotan tersendiri, terutama karena negara ini berada di kawasan yang sama dengan sejumlah titik persinggahan tersebut.

Singgah di kota besar dan pameran otomotif

Di Korea Selatan, rombongan sempat singgah di Seoul bersamaan dengan peluncuran C-Class elektrik. Kehadiran S-Class terbaru itu juga terlihat di ajang Auto China 2026 yang berlangsung di Beijing.

Pada tiap pemberhentian, komunitas lokal mendapat kesempatan menyambut langsung ketiga mobil tersebut. Bahkan, kehadiran mobil modern itu disambut oleh mobil klasik koleksi setempat, sehingga momen perjalanannya terasa seperti pertemuan dua generasi otomotif.

Pembuktian ketangguhan di jalan nyata

Mercedes-Benz menempatkan proyek ini sebagai cara untuk menunjukkan bahwa teknologi yang mereka usung mampu bertahan dalam kondisi yang sangat beragam. Rute yang dipilih tidak hanya melewati kota besar, tetapi juga medan yang menuntut dari sisi cuaca dan karakter jalan.

Bagi kolektor dan penggemar di Malaysia serta Singapura, perjalanan ini juga memberi kesempatan melihat kondisi fisik mobil setelah menempuh jarak puluhan ribu kilometer. Misi keliling dunia tersebut dijadwalkan berakhir pada Oktober 2026, ketika tiga unit S-Class itu kembali ke markas pusat Mercedes-Benz di Stuttgart.

Berita Terbaru