Tiga Warga Kanada Diisolasi Usai Wabah Hantavirus Di MV Hondius Menewaskan Tiga Orang

Author: Redaksi Android62

Tiga warga Kanada kini menjalani isolasi mandiri di Ontario dan Quebec setelah otoritas setempat menilai mereka perlu dipantau ketat terkait wabah hantavirus Andes yang menimpa kapal pesiar MV Hondius. Langkah itu diambil untuk menekan kemungkinan penularan lanjutan, sementara pengawasan terhadap penumpang dan awak kapal terus diperketat.

Kementerian Kesehatan Quebec menyebut salah satu dari tiga orang yang diisolasi itu bahkan tidak pernah menaiki MV Hondius. Menurut otoritas setempat, individu tersebut diduga sempat kontak dengan penumpang terinfeksi saat berada dalam penerbangan internasional, tetapi kontak itu tidak terjadi dalam jarak dekat sehingga risiko penularannya dinilai sangat rendah.

Wabah di kapal tersebut menjadi perhatian karena sudah menimbulkan tiga korban jiwa dalam klaster yang sama. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO juga telah mengonfirmasi delapan infeksi hantavirus Andes dalam klaster ini, sehingga pemantauan dilakukan lebih intensif meski risiko kesehatan masyarakat global masih dinilai rendah.

Pemerintah Kanada merespons dengan cepat setelah kasus ini mencuat. Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand, menyampaikan bahwa pejabat konsuler telah dikirim ke Kepulauan Canary untuk membantu empat warga Kanada yang masih berada di kapal.

Di sisi lain, pemerintah juga menyiapkan langkah lanjutan bila perlu memulangkan warga negara Kanada lain yang terdampak. Sementara itu, sekitar 150 penumpang yang masih berada di MV Hondius diminta tetap berada di kabin masing-masing sambil menunggu perkembangan lebih lanjut.

Perhatian terhadap klaster ini meningkat setelah sejumlah penumpang dan kru dilaporkan terinfeksi hantavirus Andes. Tiga kematian tercatat dalam rentang waktu yang berdekatan, termasuk seorang pria Belanda yang meninggal pada 11 April, disusul istrinya yang mengalami gejala serupa dan meninggal sehari kemudian.

Korban ketiga dilaporkan meninggal pada 2 Mei setelah mengalami gejala infeksi berat sejak 28 April. Dua warga Kanada sebelumnya juga sempat turun dari kapal di Pulau St. Helena, Atlantik Selatan, hampir dua pekan lalu bersama 30 penumpang lain dari 12 negara.

WHO menyoroti bahwa masa inkubasi virus Andes dapat mencapai enam minggu. Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan masih ada kemungkinan kasus tambahan muncul seiring waktu dan menegaskan bahwa virus Andes merupakan satu-satunya hantavirus yang diketahui dapat menular antarmanusia, meski penularannya terbatas.

Pola penularan itu dinilai sesuai dengan situasi yang terjadi pada klaster MV Hondius. Dalam sejarah medis, hantavirus Andes umumnya menyebar lewat kontak dekat dan berkepanjangan, termasuk di lingkungan keluarga atau pada tenaga medis tanpa perlindungan memadai.

Pengawasan juga dilakukan secara rutin oleh otoritas kesehatan di Kanada. Menteri Kesehatan Ontario, Sylvia Jones, mengatakan para penumpang dipantau setiap hari untuk memastikan protokol karantina dijalankan dan untuk menyiapkan kepulangan warga lain bila dibutuhkan.

Jones menambahkan bahwa situasi masih dinamis dan perkembangan akan terus dipantau. Ia memperkirakan masa pemantauan ketat bisa berlangsung hingga sekitar 30 hari ke depan.

Kapal pesiar MV Hondius sendiri dijadwalkan bersandar di Granadilla, Tenerife, meski jadwal itu masih dapat berubah sesuai kondisi di lapangan. Selama masa pengawasan, otoritas kesehatan tetap fokus mencegah munculnya kasus baru dari klaster yang sama.

Source: www.suara.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru