TikTok tengah menyiapkan paket langganan bebas iklan di Inggris dengan biaya £3.99. Opsi ini ditujukan untuk pengguna berusia 18 tahun ke atas dan akan hadir dalam beberapa bulan mendatang.
Yang menarik, paket baru ini tidak hanya menghapus iklan dari aplikasi. TikTok juga menyebut data pengguna pada tier ini tidak akan dipakai untuk tujuan periklanan, sehingga pengalaman yang ditawarkan menjadi lebih bersih sekaligus lebih ketat dalam urusan privasi.
Pilihan baru tanpa mengubah layanan gratis
Keberadaan paket berbayar ini tidak berarti TikTok meninggalkan model gratis yang selama ini menjadi dasar layanannya. Pengguna yang tetap memakai versi gratis masih bisa mengakses aplikasi seperti biasa.
Perbedaannya ada pada cara iklan dan data dikelola. Versi gratis tetap menampilkan iklan yang dipersonalisasi, sedangkan pelanggan paket baru akan terbebas dari iklan dan dari penggunaan data untuk iklan.
Peluncuran dilakukan bertahap
TikTok belum langsung membuka layanan ini untuk semua pengguna di Inggris. Perusahaan akan menggulirkannya secara bertahap dalam beberapa bulan mendatang.
Skema ini menempatkan TikTok dalam pola yang kini makin umum di media sosial, yaitu memberi pilihan antara tetap gratis dengan iklan tertarget atau membayar untuk pengalaman tanpa iklan. Bedanya, paket TikTok membawa satu lapisan tambahan karena juga membatasi pemakaian data untuk periklanan.
Sejalan dengan arah regulasi di Inggris
Langkah TikTok juga berkaitan dengan aturan perlindungan data di Inggris. Model seperti ini disebut sejalan dengan General Data Protection Regulation atau GDPR, yang membatasi perusahaan dalam mengumpulkan data pengguna tanpa persetujuan.
Dalam konteks tersebut, paket langganan memberi platform jalur bisnis lain. TikTok tetap bisa menjalankan layanannya, tetapi menyediakan pilihan bagi pengguna yang tidak ingin datanya dipakai untuk iklan.
TikTok belum merinci fitur lain di luar penghapusan iklan dan pembatasan penggunaan data untuk iklan. Sejauh ini, harga £3.99, syarat usia 18 tahun ke atas, dan manfaat utama paket menjadi informasi yang sudah dibuka ke publik.
Mengikuti jejak platform besar lain
TikTok bukan satu-satunya platform yang bergerak ke arah ini. Facebook dan Instagram juga sudah memiliki tier langganan bebas iklan di Inggris dan sejumlah wilayah lain dengan model yang serupa.
Pola yang ditawarkan pada dasarnya sama, yaitu pengguna bisa tetap memakai layanan gratis dengan iklan tertarget atau memilih membayar untuk kenyamanan tanpa iklan. Munculnya opsi TikTok menunjukkan bahwa model bisnis media sosial kini tidak lagi bergantung hanya pada iklan, tetapi juga pada pilihan berlangganan yang lebih ramah privasi.
Source: www.gsmarena.com