Perjalanan sejauh 1.800 kilometer melintasi enam provinsi kini bukan lagi gambaran yang terlalu jauh bagi motor listrik. Indomobil E-Motor Tirano membuktikannya lewat touring dari Balaraja, Tangerang, menuju Kare, Madiun, dengan dukungan jaringan pengisian daya dan dealer resmi di sejumlah kota besar.
Yang menarik, perjalanan lintas Pulau Jawa itu tidak selesai dalam waktu panjang, melainkan tuntas dalam dua hari. Rute ini sekaligus memperlihatkan bahwa motor listrik sudah mulai masuk ke tahap penggunaan yang lebih serius untuk kebutuhan antarkota jarak jauh.
Keberhasilan touring tersebut sangat bergantung pada perencanaan titik berhenti. Rombongan tidak hanya mengandalkan baterai, tetapi juga memanfaatkan SPKLU PLN, kantor layanan PLN, dan dealer resmi Indomobil di beberapa kota.
Start perjalanan dilakukan dari Balaraja, Tangerang, sekitar pukul 04.30 WIB. Setelah melewati Jakarta, rombongan berhenti di Bekasi untuk pengisian daya pertama sebelum melanjutkan perjalanan ke jalur Pantura.
Etape panjang di hari pertama
Lintasan hari pertama bergerak melalui Cikampek, Cirebon, Tegal, Pekalongan, hingga Kendal. Perjalanan kemudian ditutup di Ungaran, Jawa Tengah, dengan catatan jarak tempuh lebih dari 600 kilometer pada hari itu saja.
Catatan tersebut menunjukkan bahwa motor listrik dipakai terus-menerus di rute yang benar-benar panjang. Setiap pemberhentian sudah dihitung sejak awal agar sisa daya tetap aman untuk etape berikutnya.
Hari kedua dimulai dari Ungaran menuju Solo. Rombongan lalu bergerak ke Gemolong dan Madiun sebelum akhirnya tiba di Kare, lokasi acara Nusantara Day 2025.
Secara wilayah, touring ini melintasi sedikitnya enam provinsi besar di Pulau Jawa. Provinsi yang masuk dalam lintasan itu adalah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Pengisian daya jadi penentu ritme perjalanan
Di sepanjang rute, pengisian daya dilakukan di beberapa titik yang memang sudah disiapkan. Lokasi yang disebut antara lain Cikampek, Cikedung, Tegal, Pekalongan, dan Kendal, dengan waktu berhenti dipakai untuk makan, ibadah, dan memulihkan tenaga.
Beberapa titik pengisian juga berada di area yang memiliki warung kopi. Kondisi itu membuat waktu istirahat terasa lebih nyaman bagi rombongan setelah berkendara jauh di jalan antarkota.
Dukungan lain datang dari dealer resmi Indomobil. Di Indomobil Plaza Cirebon dan Madiun, motor dapat memakai fasilitas fast charging resmi dari Indomobil E-Motor.
Fasilitas fast charging itu membantu mempercepat proses isi daya di tengah perjalanan panjang. Dalam kegiatan touring, sistem seperti ini juga dinilai penting karena tetap menjaga garansi baterai tetap aman.
Pengisian daya pun tidak selalu dilakukan sampai penuh. Di beberapa titik, baterai hanya diisi hingga 80 sampai 90 persen untuk menghemat waktu, terutama ketika etape berikutnya hanya sekitar 60 sampai 70 kilometer.
Tantangan yang tetap terasa di jalan
Meski perjalanan berhasil dituntaskan, rombongan tetap menghadapi hambatan nyata di lapangan. Cuaca panas ekstrem di jalur Pantura menjadi tantangan terbesar selama touring berlangsung.
Kondisi itu membuat pengendara lebih cepat lelah. Karena itu, rombongan harus mengambil waktu istirahat lebih lama agar stamina tetap terjaga sampai tujuan berikutnya.
Perjalanan ini juga menegaskan bahwa touring motor listrik tidak hanya soal kapasitas baterai. Disiplin membaca jarak, memilih titik berhenti, dan mengatur durasi pengisian ikut menentukan apakah perjalanan bisa selesai dengan aman.
Di sisi lain, infrastruktur memegang peran vital dalam perjalanan lintas provinsi seperti ini. Keberadaan jaringan PLN dan dealer resmi di berbagai kota besar menjadi penopang utama rasa aman selama rute panjang tersebut.
Tujuan akhir di Kare, Madiun, memberi konteks tambahan bagi perjalanan ini karena menjadi bagian dari Nusantara Day 2025. Acara itu mempertemukan ratusan peserta dari berbagai daerah dan ikut memperkuat momentum komunitas kendaraan roda dua.







