Titanium Dan Layar Lebih Lega, Asus VivoWatch 6 Plus Naik Kelas Untuk Pantau Jantung

Author: Redaksi Android62

Asus VivoWatch 6 Plus datang dengan penekanan yang lebih kuat pada pemantauan kesehatan, terutama untuk jantung dan kondisi tubuh saat digunakan sehari-hari. Jam pintar ini juga membawa peningkatan desain yang membuatnya terasa lebih premium dibanding perangkat kesehatan sekelasnya.

Di ajang Computex 2026 di Taipei, Taiwan, perangkat ini tampil dengan bodi berbahan paduan titanium. Asus menyebut material tersebut membuat casing lebih kokoh saat menghadapi benturan, tetapi tetap nyaman karena bobotnya ringan di pergelangan tangan.

Layar Lebih Besar dan Perlindungan Lebih Kuat

Perubahan visual juga terlihat lewat panel AMOLED 1,43 inci yang dipasang pada VivoWatch 6 Plus. Ukurannya sedikit lebih lega dibanding versi standar yang memakai panel 1,39 inci.

Bagian layarnya dilindungi kaca kristal safir anti gores. Kombinasi titanium dan safir membuat jam ini tampil lebih mewah, sambil tetap mempertahankan fungsi utama sebagai smartwatch kesehatan.

Sensor Kesehatan Tetap Jadi Fokus

Meski tampil lebih elegan, arah pengembangan VivoWatch 6 Plus tidak bergeser dari fungsi pemantauan kesehatan. Asus tetap mempertahankan sensor Elektrokardiogram atau ECG untuk membaca ritme jantung.

Selain itu, perangkat ini juga membawa modul pemantau tekanan darah. Dua fitur tersebut memperkuat posisinya sebagai jam pintar yang menonjol di area kesehatan, bukan hanya perangkat penunjuk waktu.

AI Agent Membaca Pola yang Lebih Halus

Asus menambahkan algoritma kecerdasan buatan baru bernama AI Agent ke dalam perangkat ini. Sistem tersebut dirancang untuk menganalisis pergerakan pernapasan pengguna saat tidur dengan lebih mendalam.

AI Agent juga memantau anomali pada gaya berjalan atau gait analysis. Data ini dipakai sebagai indikator kesehatan jangka panjang, sehingga perangkat dapat menangkap perubahan yang tidak selalu terlihat dari pemantauan biasa.

Data Biometrik Masuk ke Platform Kesehatan Asus

Seluruh data biometrik dari sensor internal akan disinkronisasikan ke platform perawatan kesehatan berbasis AI milik Asus. Dari sana, pengguna bisa mendapatkan laporan kesehatan yang lebih lengkap dan terarah.

Sistem ini juga disebut membantu deteksi dini terhadap potensi stres kronis atau gangguan fisik lainnya. Dengan pendekatan tersebut, VivoWatch 6 Plus diarahkan menjadi asisten pemantauan yang aktif, bukan sekadar pencatat data pasif.

Asus belum mengungkap kapasitas baterai, harga resmi, maupun jadwal ketersediaan global perangkat ini. Namun, langkah yang ditampilkan lewat VivoWatch 6 Plus sudah cukup jelas memperlihatkan arah baru Asus untuk jam pintar kesehatan yang lebih mewah dan lebih cerdas.

Berita Terbaru