Tombol Fisik Disiapkan Hilang Di iPhone 20, Apple Dorong Desain Yang Makin Rapat

Apple dikabarkan menyiapkan iPhone 20 sebagai model yang paling berani dalam sejarah desain iPhone. Sorotan utamanya bukan hanya pada tampilan yang lebih bersih, tetapi juga pada kemungkinan hilangnya tombol fisik yang selama ini menjadi bagian penting dari pengalaman memakai iPhone.

Informasi yang beredar menempatkan perangkat ini sebagai kandidat paling matang untuk mewujudkan konsep tombol tanpa gerak. Bila rumor itu tepat, iPhone edisi 20 tahun akan menjadi lompatan besar sejak iPhone pertama diperkenalkan Steve Jobs pada Januari 2007.

Tombol yang tidak lagi bergerak

Bocoran terbaru datang dari Instant Digital lewat Weibo. Ia menyebut Apple sedang menyiapkan solid-state buttons, yaitu tombol padat yang tidak menekan masuk atau keluar seperti tombol biasa.

Sistem ini diklaim membaca tekanan lalu memberi umpan balik haptik agar sensasinya tetap terasa seperti tombol konvensional. Dengan pendekatan seperti ini, Apple juga disebut bisa mengurangi komponen bergerak di dalam rangka perangkat.

Masih dari klaim yang sama, Apple dikatakan sudah menyelesaikan pengujian pengenalan tekanan dalam beragam kondisi. Pengujian itu disebut mencakup pemakaian dengan sarung tangan, tangan basah, suhu ekstrem, dan saat ponsel dipasang casing.

Tetap responsif meski dalam kondisi mati

Ada pula kabar bahwa Apple menyiapkan chip berdaya sangat rendah untuk sistem tombol tersebut. Chip ini diklaim memungkinkan iPhone 20 tetap mengenali tekanan dan memberi respons meski perangkat dalam keadaan mati.

Jika skema ini benar-benar diterapkan, cara pengguna berinteraksi dengan tombol daya dan volume akan berubah cukup besar. Apple sendiri sebelumnya sudah beberapa kali dikaitkan dengan tombol solid-state, tetapi model ulang tahun ke-20 ini disebut sebagai kandidat yang paling siap untuk mewujudkannya.

Layar depan dibuat semakin bersih

Selain tombol, perubahan yang paling menonjol ada di sisi depan perangkat. iPhone 20 dikabarkan akan membawa Face ID di bawah layar melalui teknologi under-display infrared atau UDIR.

Teknologi itu memungkinkan sensor pemindai wajah ditempatkan di balik panel layar. Bocoran yang sama juga menyebut kamera depan dapat dipindahkan ke bawah layar, sehingga bagian depan ponsel berpotensi terlihat jauh lebih utuh.

Apple bahkan disebut sedang menyiapkan sistem under-display sound untuk menggantikan celah earpiece. Pendekatan ini dikatakan bisa berbasis vibrotactile, yakni memanfaatkan getaran untuk menghasilkan suara tanpa lubang speaker depan yang terlihat.

Peningkatan juga disebut menyentuh layar dan baterai

Di sisi layar, iPhone 20 dirumorkan memakai panel dual-layer OLED. Detail teknisnya belum diungkap, tetapi penggunaan panel seperti itu mengarah pada upaya Apple meningkatkan kualitas tampilan untuk model perayaan tersebut.

Bagian perlindungan layar juga ikut disebut. Apple dikabarkan menyiapkan enhanced Ceramic Shield yang diklaim tetap tidak tergores meski ponsel disimpan di saku bersama kunci selama berbulan-bulan.

Perangkat ini juga dikaitkan dengan baterai berkapasitas sekitar 6000mAh. Selain itu, iPhone 20 disebut mendukung wireless reverse charging, sehingga bisa dipakai untuk mengisi daya perangkat lain secara nirkabel.

Masih sebatas rumor, tapi arahnya jelas

Kabar mengenai iPhone 20 muncul di tengah rumor lain yang juga menyebut Apple menyiapkan iPhone 18 Pro lebih dulu. Perusahaan itu juga disebut tengah menyiapkan ponsel lipat model buku pertamanya yang sementara dijuluki iPhone Ultra.

Dalam lanskap itu, iPhone edisi 20 tahun tampak diposisikan sebagai perangkat yang paling eksperimental. Sejauh ini Apple belum mengonfirmasi rincian apa pun, sehingga seluruh spesifikasi yang beredar masih berada di ranah rumor dan masih dapat berubah.

Source: www.gadgets360.com
Berita Terkait