Tombol Volume Di Atas Dan Touch ID Kembali, Arah Desain iPhone Ultra Fold Mulai Terlihat

Author: Redaksi Android62

Kehadiran Touch ID pada tombol daya menjadi salah satu detail paling menonjol dari bocoran desain iPhone lipat pertama Apple yang disebut iPhone Ultra atau iPhone Fold. Informasi ini muncul dari unit dummy yang diklaim sebagai versi final, dan langsung memberi gambaran bahwa Apple sedang menyiapkan pendekatan yang berbeda dari banyak ponsel lipat lain di pasaran.

Bocoran tersebut juga menunjukkan pilihan tata letak yang tidak biasa, terutama penempatan tombol volume di bagian atas bodi. Bagi perangkat yang dirancang dengan fokus tinggi pada mode terbuka, keputusan itu terlihat logis, tetapi untuk pemakaian seperti ponsel biasa, posisi tersebut bisa terasa kurang praktis.

Desain yang lebih mengarah ke mode terbuka

Laporan Notebookcheck yang mengutip bocoran dari Majin Bu menyebut iPhone Ultra/Fold hadir dengan bentuk yang lebar dan pendek. Karakter desain itu membuat perangkat ini lebih dekat ke pengalaman memakai tablet kecil ketika dibentangkan penuh.

Pendekatan seperti ini menegaskan bahwa Apple tampaknya tidak hanya mengejar device lipat yang ringkas. Arah rancangan yang terlihat justru lebih menonjolkan kenyamanan saat layar dalam keadaan terbuka, sehingga perangkat terasa seperti gabungan iPhone dan iPad mini.

Pilihan itu juga terlihat dari susunan elemen fisik di bodi perangkat. Tombol volume dilaporkan ditempatkan di sisi atas, bukan di kanan seperti yang umum dijumpai pada banyak ponsel lipat lain.

Dalam mode lanskap, posisi tersebut memang bisa memudahkan jangkauan tombol saat perangkat digunakan layaknya tablet kecil. Namun, saat perangkat dilipat dan dipakai seperti ponsel biasa, pengguna satu tangan kemungkinan harus meraih bagian atas untuk mengubah volume.

Touch ID kembali lewat tombol daya

Detail lain yang menarik perhatian adalah kemungkinan kembalinya Touch ID. Menurut bocoran tersebut, tombol daya di sisi kanan diperkirakan berfungsi ganda sebagai sensor sidik jari.

Notebookcheck menyebut tombol daya itu diperkirakan akan berfungsi sebagai Touch ID, sehingga Apple tampak menempatkan fungsi biometrik ke area yang mungkin paling mudah disesuaikan dengan desain lipat. Langkah ini menonjol karena lini iPhone modern selama ini identik dengan Face ID.

Jika informasi itu benar, keputusan tersebut tampak sebagai solusi praktis untuk perangkat dengan bentuk baru. Pada perangkat lipat, penempatan sensor keamanan memang harus menyesuaikan dua kondisi pemakaian sekaligus, baik saat perangkat dibuka maupun saat ditutup.

Dengan begitu, penggunaan Touch ID di tombol daya bisa menjadi cara Apple menjaga fungsi keamanan tetap ringkas tanpa mengganggu desain keseluruhan. Ini juga menunjukkan bahwa Apple kemungkinan memilih pendekatan yang lebih fleksibel daripada mempertahankan pola biometrik yang sama seperti pada iPhone biasa.

Tombol atas bisa jadi nyaman, tapi belum tentu cepat dipakai

Meski desainnya terlihat masuk akal untuk mode terbuka, kenyamanan harian tetap menjadi tanda tanya. Posisi tombol volume di atas memang cocok untuk orientasi lanskap, tetapi belum tentu ideal saat perangkat dipakai cepat dengan satu tangan.

Notebookcheck bahkan menilai desain itu seperti memindahkan masalah dari satu sisi ke sisi lain. Artinya, Apple tampak berusaha menyelesaikan kebutuhan penggunaan saat perangkat dibuka, tetapi ada potensi pengguna merasa kurang nyaman saat mengubah volume dalam skenario harian yang lebih sederhana.

Laporan yang sama juga menyebut kemungkinan adanya solusi perangkat lunak untuk membantu pengaturan volume. Salah satu dugaan yang muncul adalah mekanisme tertentu di sisi bodi agar pengatur volume bisa dimunculkan, meski hal itu belum dikonfirmasi lebih lanjut.

Di sisi kanan perangkat, ada pula elemen yang disebut mirip antena 5G. Bagian itu terlihat rata, sehingga lebih diduga berfungsi sebagai antena, walau perannya belum dijelaskan secara pasti dalam laporan sumber.

iPhone 18 Pro disebut tetap aman dari ubahan besar

Di tengah sorotan pada perangkat lipat, iPhone 18 Pro justru disebut tidak membawa perubahan desain yang mencolok. Unit dummy yang sama dilaporkan menunjukkan tampilan yang nyaris identik dengan iPhone 17 Pro.

Kondisi itu membuat perhatian paling besar tertuju ke iPhone Ultra/Fold. Bila bocoran ini akurat, perangkat lipat pertama Apple akan menjadi model yang paling berani bereksperimen dibanding lini Pro reguler yang terlihat stabil.

Bocoran dummy tersebut juga tidak memperlihatkan cincin MagSafe. Meski begitu, laporan yang sama tidak menjelaskan apakah fitur itu benar-benar absen atau hanya tidak tampak pada unit dummy yang beredar.

Dari gambaran desain yang muncul, Apple tampaknya sedang menyiapkan perangkat lipat yang diposisikan sebagai alat dua dalam satu dengan fokus kuat saat layar dibuka penuh. Jika unit dummy itu memang mendekati versi final, iPhone Ultra/Fold bisa tampil dengan identitas yang cukup berbeda dari iPhone biasa, terutama lewat Touch ID di tombol daya dan tata letak tombol fisik yang dibuat tidak mengikuti kebiasaan perangkat lipat lain.

Source: www.notebookcheck.net
Berita Terbaru