Toyota Avanza Dan Calya Masih Jadi Incaran Utama Di Lelang JBA, Lebih Dari 70 Ribu Unit Terjual

Author: Redaksi Android62

Lebih dari 70 ribu unit kendaraan konvensional berpindah tangan di lelang JBA Indonesia selama kuartal I 2026. Angka itu datang dari lebih dari 40.000 unit mobil bekas dan 30.000 unit motor bekas yang terjual, menandakan pasar masih sangat kuat di segmen yang dianggap praktis dan mudah dirawat.

Permintaan terbesar masih mengalir ke kendaraan yang cocok untuk kebutuhan harian. Model yang irit bahan bakar, sederhana perawatannya, dan pas untuk usaha tetap menjadi pilihan utama pembeli di kanal lelang tersebut.

Mobil keluarga dan kendaraan serbaguna masih jadi buruan

Di segmen mobil, LCGC dan MPV tetap memimpin minat pembeli. Johan Wijaya, Marketing & Sales Division Head JBA Indonesia, menyebut Toyota Avanza, Calya, dan Agya termasuk model yang paling banyak dicari.

Popularitas model-model itu tidak lepas dari citra hemat dan perawatan yang tidak rumit. Karena alasan itu, kendaraan seperti Toyota Avanza tipe G, Toyota Calya tipe G 1.2, dan Daihatsu Sigra tetap punya posisi kuat di pasar lelang.

Unit niaga ikut menjaga pergerakan lelang

Selain mobil penumpang, kendaraan niaga juga mencatat permintaan yang solid. Daihatsu Gran Max, Mitsubishi Triton, dan truk masuk daftar unit yang banyak dibidik pembeli.

Pola ini memperlihatkan bahwa lelang JBA tidak hanya digerakkan oleh kebutuhan keluarga. Banyak pembeli juga datang untuk mencari kendaraan yang bisa langsung dipakai mendukung aktivitas usaha.

Setiap wilayah punya pola permintaan yang berbeda

Jika dilihat per wilayah, komposisi unit yang paling laku tidak seragam. Di Jawa, penjualan didominasi mobil penumpang seperti Toyota Avanza tipe G, Toyota Calya tipe G 1.2, dan Daihatsu Sigra.

Situasi berbeda terlihat di Sumatera, yang menunjukkan keseimbangan antara kendaraan penumpang dan kendaraan niaga. Di wilayah ini, Mitsubishi Triton dan Suzuki Carry pick up juga banyak dicari untuk mendukung logistik dan perkebunan.

Kebutuhan operasional kuat di luar Jawa

Kalimantan memperlihatkan karakter pasar yang lebih condong ke kebutuhan industri. Serapan truk Mitsubishi Canter dan Daihatsu Gran Max pick up terlihat tinggi di wilayah tersebut.

Sulawesi menunjukkan pola yang lebih berimbang antara aktivitas harian dan kebutuhan usaha. Kondisi itu membuat pilihan pembeli di wilayah ini tidak terlalu terkonsentrasi pada satu jenis kendaraan saja.

Motor matic tetap dominan di roda dua

Di pasar roda dua, arah permintaan masih mengarah ke motor matic. Honda Beat, Scoopy, dan Vario terus menjadi model yang populer karena dinilai praktis untuk mobilitas harian.

Kecenderungan ini sejalan dengan pola pembelian kendaraan konvensional secara umum. Pembeli masih menempatkan kepraktisan, efisiensi, dan kemudahan perawatan sebagai pertimbangan utama.

EV mulai hadir, meski porsinya belum besar

Di tengah dominasi kendaraan berbahan bakar minyak, kendaraan listrik atau EV mulai masuk ke pasar lelang. Namun, pada kuartal ini jumlahnya masih terbatas.

Beberapa model EV yang tercatat hadir antara lain Wuling Air EV, Wuling Cloud EV, Hyundai IONIQ 5, Neta V-II, dan BYD Sealion 7. Kehadiran unit-unit itu menunjukkan ada ruang bagi kendaraan listrik di kanal lelang, meski belum menjadi penggerak utama.

Johan menilai kebutuhan kendaraan di Indonesia masih stabil karena aktivitas ekonomi tetap terjaga. Kondisi tersebut ikut membantu JBA mempertahankan layanan penitipan aset kendaraan dari perusahaan maupun perorangan, sekaligus menjaga ritme lelang di berbagai wilayah operasionalnya.

Berita Terbaru