Perbedaan antara mobil rakitan Amerika dan mobil buatan Jepang kini disebut langsung oleh Toyota dan Nissan di laman resmi mereka di Jepang. Kedua pabrikan itu bahkan memberi peringatan bahwa kualitas unit impor dari Amerika mungkin tidak setara dengan model yang dirakit di Jepang.
Peringatan tersebut muncul saat Tundra, Highlander, dan Murano mulai masuk ke pasar Jepang dalam format kendaraan buatan Amerika. Langkah itu menjadi sorotan karena pemerintah Jepang justru tengah membuka ruang bagi impor mobil dari AS setelah perjanjian dagang 2025 yang ditandatangani Presiden Trump.
Nissan menyoroti perbedaan Murano
Nissan memberi catatan khusus untuk Murano di situs Jepang. Dalam keterangan itu, Murano disebut diproduksi dengan spesifikasi untuk pasar luar negeri dan berbeda dari standar kualitas mobil untuk pasar domestik Jepang.
Pabrikan itu juga menyebut adanya kemungkinan sisa sealant, partikel debu pada cat, dan perbedaan pada panel gap. Namun Nissan menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak memengaruhi fungsi atau performa kendaraan, sehingga mobil tetap bisa digunakan dengan percaya diri.
Masalah lain yang langsung terasa bagi pembeli Jepang adalah konfigurasi dan antarmuka. Murano versi ekspor dari Amerika memakai setir kiri, sementara pasar Jepang menggunakan setir kanan.
Selain itu, panel instrumen dan display audio pada Murano hanya mendukung bahasa Inggris, Spanyol, dan Prancis. Bahasa Jepang tidak tersedia, sehingga pengalaman berkendara bisa terasa jauh dari kebiasaan konsumen lokal.
Toyota menampilkan peringatan serupa
Toyota juga menaruh peringatan pada laman Jepang untuk Tundra dan Highlander. Di sana, Toyota menyebut mobil tersebut dirancang untuk pasar luar negeri dan pembeli bisa menemukan cat yang lebih tipis, bekas poles, atau bahkan penyok pada bodi.
Perbedaan tersebut tidak berhenti pada sisi kosmetik. Kendaraan impor itu juga memiliki sejumlah fitur yang tidak sepenuhnya cocok dengan kebutuhan pasar Jepang.
Pada Murano, NissanConnect tidak tersedia di Jepang. Selain itu, radio AM/FM tidak berfungsi, reverse buzzer tidak bekerja, dan kendaraan ini tidak dapat menerima atau menampilkan sinyal TV digital terestrial.
Tetap memenuhi syarat untuk dijual di Jepang
Meski memiliki banyak keterbatasan, mobil-mobil itu tetap dilengkapi perlengkapan yang diwajibkan untuk pasar Jepang. Baik model Nissan maupun Toyota disebut hadir dengan emergency smoke flares dan bracket pelat nomor unik agar sesuai standar penjualan setempat.
Kehadiran perlengkapan tersebut membuat mobil buatan Amerika itu tetap legal dipasarkan di Jepang. Namun peringatan dari Toyota dan Nissan menunjukkan bahwa legal untuk dijual tidak selalu berarti setara dengan kualitas dan penyesuaian mobil yang dirakit langsung di Jepang.
