Trackhouse Aprilia Menggila di Assen, Raul Fernandez Bawa Pulang Kemenangan Perdana Sprint

Raul Fernandez akhirnya memecah kebuntuan di Assen dengan merebut kemenangan Sprint Race MotoGP Belanda. Pebalap Trackhouse Aprilia itu finis paling depan setelah tampil stabil sepanjang balapan singkat di Sirkuit Assen, sekaligus mengantarkan timnya menguasai dua posisi teratas.

Ai Ogura melengkapi pesta Trackhouse Aprilia dengan finis kedua hanya 0,362 detik di belakang Fernandez. Hasil satu-dua ini menegaskan bahwa tim satelit Aprilia tersebut tampil paling efektif ketika balapan mulai memasuki fase penentuan.

Trackhouse mengubah tekanan awal menjadi hasil besar

Balapan sempat dibuka dengan kejutan dari Jorge Martin yang melesat saat start. Namun, Ai Ogura lebih sigap dalam perebutan holeshot di tikungan awal sebelum Martin segera merebut kembali posisi terdepan pada lap pertama.

Di fase awal itu, Raul Fernandez sudah merangsek ke posisi ketiga dan mulai menempel ketat barisan depan. Dari titik itulah, arah balapan perlahan berubah ke tangan Trackhouse Aprilia, terutama ketika para pesaing di sekitarnya mulai melakukan kesalahan.

Insiden juga langsung mewarnai putaran pembuka. Joan Mir mengalami low side di tikungan pertama dan harus mengakhiri balapan lebih cepat tanpa bisa melanjutkan persaingan.

Martin kehilangan momentum, Ducati dan Aprilia lain saling bergeser

Momentum penting hadir pada lap keempat ketika Fernandez menyalip Martin untuk mengambil alih pimpinan lomba. Setelah itu, Martin kehilangan kecepatan secara mendadak dan posisinya langsung terancam oleh pebalap lain di belakangnya.

Pada sektor terakhir lap yang sama, Fabio Di Giannantonio dan Ai Ogura bergantian melewatinya. Dalam waktu singkat, Martin yang sempat memimpin justru turun dari barisan terdepan dan tidak lagi mampu mengembalikan ritme terbaiknya.

Di belakang kelompok depan, duel internal Ducati Lenovo juga berlangsung ketat. Marc Marquez dan Francesco Bagnaia beberapa kali saling menekan dalam perebutan posisi keenam, lalu Bagnaia akhirnya berhasil mengambil kembali tempat dari rekan setimnya itu.

Marco Bezzecchi ikut bergerak dalam persaingan papan tengah. Ia sempat terlibat duel menarik dengan Martin, sebelum akhirnya memanfaatkan turunnya performa pebalap Aprilia Racing tersebut.

Ogura sabar, Di Giannantonio sempat mengganggu sebelum podium terkunci

Fabio Di Giannantonio menjadi satu-satunya pebalap Ducati yang benar-benar mampu menjaga jarak dekat dengan barisan Aprilia di depan. Pebalap Pertamina Enduro VR46 Ducati itu bertahan di kelompok tiga besar dan terus menekan Ogura sepanjang fase akhir lomba.

Kesabaran Ogura akhirnya berbuah hasil. Lima lap sebelum finis, pebalap Jepang itu menyalip Di Giannantonio di sektor terakhir Assen dan mengunci posisi kedua, sekaligus memastikan Trackhouse Aprilia menempatkan dua pebalapnya di podium.

Sementara itu, Fernandez menjaga keunggulan tanpa banyak gangguan hingga garis finis. Ia menuntaskan Sprint Race dengan catatan 20 menit 5,310 detik dan meraih kemenangan pertamanya di Sprint Race MotoGP 2026.

PebalapTimHasilSelisih
Raul FernandezTrackhouse Aprilia120 menit 5,310 detik
Ai OguraTrackhouse Aprilia20,362 detik
Fabio Di GiannantonioPertamina Enduro VR46 Ducati31,131 detik

Di belakang trio terdepan, Marco Bezzecchi finis keempat untuk Aprilia Racing. Jorge Martin harus puas di posisi kelima setelah sempat memimpin sejak lap pertama namun gagal mempertahankan kecepatan sampai akhir.

Bagnaia dan Marc Marquez menyelesaikan balapan di urutan keenam dan ketujuh setelah duel panjang. Enea Bastianini finis kedelapan, sedangkan Pedro Acosta mampu menyelamatkan posisi kesembilan meski sempat melebar ke gravel pada awal lomba dan turun jauh ke urutan ke-14.

Fabio Quartararo menutup 10 besar untuk Monster Yamaha. Di belakangnya ada Diogo Moreira, Luca Marini, Alex Marquez, Brad Binder, Alex Rins, Maverick Viñales, Toprak Razgatlioglu, Augusto Fernandez, dan Cal Crutchlow.

Drama juga terjadi di bagian akhir balapan. Franco Morbidelli terjatuh di Tikungan 4 dua lap menjelang finis, sehingga gagal membawa pulang poin.

Dengan hasil itu, Assen menjadi panggung yang sangat kuat bagi Aprilia. Namun sorotan utama kali ini jelas jatuh kepada dua pebalap Trackhouse, karena Fernandez dan Ogura berhasil mengubah keunggulan di awal menjadi dominasi penuh saat bendera finis dikibarkan.

Source: oto.detik.com

Berita Terkait