Trump Ancam Serangan Keras ke Pickaxe Mountain, Uranium Iran Jadi Taruhan

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan menyerang Pickaxe Mountain, fasilitas bawah tanah Iran yang diduga menampung sentrifus dan sebagian cadangan uranium. Ancaman itu menempatkan lokasi yang sebelumnya tidak diserang dalam perang 12 hari sebagai titik baru ketegangan antara Washington, Teheran, dan Israel.

Trump menyatakan Amerika Serikat dapat melancarkan serangan keras dalam waktu dekat. Ia juga mengatakan Iran tidak akan mampu mencegah operasi tersebut apabila keputusan serangan diambil.

Target yang sulit dijangkau

Pickaxe Mountain disebut berada di selatan Teheran dan dibangun jauh di bawah tanah dengan struktur yang diperkuat. Kondisi ini membuat fasilitas tersebut menjadi sasaran yang sulit dijangkau oleh Amerika Serikat maupun Israel.

Letaknya di kawasan tengah Iran juga menambah tantangan bagi kemungkinan operasi darat. Fasilitas ini berbeda dari sejumlah lokasi nuklir Iran lain yang telah menjadi target serangan sebelumnya.

FasilitasLokasi yang disebutStatus dalam perang sebelumnya
FordowIranDiserang AS
NatanzIranDiserang AS
IsfahanIranDiserang AS
Pickaxe MountainSelatan TeheranTidak diserang

Menjelang akhir konflik Israel-Iran yang berlangsung selama 12 hari pada Juni tahun lalu, AS menyerang Fordow, Natanz, dan Isfahan. Pickaxe Mountain tidak masuk dalam daftar target pada operasi tersebut.

Dugaan pemindahan uranium dan sentrifus

Israel meyakini Iran telah memindahkan sentrifus canggih serta sebagian cadangan uraniumnya ke Pickaxe Mountain setelah perang tersebut. Lokasi itu dilaporkan telah berada dalam pemantauan intelijen Israel selama berbulan-bulan atau lebih.

Iran disebut memiliki sekitar 440 kilogram uranium yang diperkaya tinggi. Material ini menjadi perhatian utama Israel dan AS karena upaya menyingkirkannya dipandang sebagai salah satu tujuan penting dalam konflik.

Namun, rincian jumlah uranium maupun peralatan yang diduga telah dipindahkan ke Pickaxe Mountain tidak diungkapkan. Dugaan perpindahan itu tetap menjadi dasar perhatian terhadap fasilitas bawah tanah tersebut.

Pernyataan Trump dan laporan CNN

Menjawab pertanyaan mengenai kemungkinan pemindahan sentrifus Iran ke Gunung Pickaxe di wilayah Natanz, Trump mengatakan AS akan bertindak tegas. Pernyataan itu dikutip Al Jazeera dan CNN International pada Selasa, 21 Juli 2026.

“Kami akan menyerang area itu dengan sangat keras, mungkin dalam waktu dekat, dan tidak ada yang bisa mereka lakukan untuk mencegahnya,” kata Trump. Ia tidak merinci waktu pasti, bentuk operasi, maupun jenis persenjataan yang mungkin digunakan.

CNN sebelumnya melaporkan bahwa Iran meningkatkan upaya menutup akses ke cadangan uranium yang mendekati tingkat mutu senjata. Langkah tersebut dilaporkan mencakup peruntuhan terowongan dan pemasangan jebakan ranjau peledak di pintu masuk.

Pada Desember, seorang pejabat senior Israel juga mengatakan kepada CNN bahwa terdapat sejumlah sinyal dan pesan mengenai dugaan Iran mempersenjatai diri kembali. Pejabat itu menyebut Iran meningkatkan kemampuan serta bersiap melakukan serangan.

Ancaman terbaru dari Trump membuat Pickaxe Mountain menjadi fokus baru dalam ketegangan nuklir Iran. Meski dugaan pemindahan aset strategis telah mengemuka, informasi terperinci mengenai isi fasilitas itu masih belum dipublikasikan.

Source: news.detik.com
Berita Terkait