Donald Trump memastikan pelaku penembakan yang memicu kepanikan di sekitar acara White House Correspondents’ Dinner telah ditangkap. Ia juga menyebut aparat federal sedang bergerak menuju apartemen terduga pelaku dan menduga pria itu tinggal di California.
Trump menyampaikan keterangan itu setelah dirinya dievakuasi dari panggung ketika suara tembakan terdengar di Washington, D.C. Dalam penjelasannya, ia menyebut pelaku sebagai “orang yang sakit, sangat sakit” dan menegaskan, “Kita tidak ingin hal seperti ini terjadi.”
Situasi di dalam acara berubah cepat saat keributan muncul dari bagian belakang ballroom. Para tamu langsung menunduk dan mencari perlindungan di bawah meja ketika petugas keamanan bergerak ke arah panggung.
Evakuasi kemudian dilakukan terhadap Trump dan Ibu Negara Melania Trump. Di lokasi yang sama, Wakil Presiden JD Vance juga hadir bersama sejumlah pejabat tinggi, termasuk Scott Bessent, Tulsi Gabbard, Sean Duffy, Karoline Leavitt, Steven Cheung, dan Kash Patel.
Menurut penjelasan Trump, penyelidikan awal memperlihatkan ada seorang pria yang diduga menerobos pos pemeriksaan keamanan sambil membawa beberapa senjata. Ia menyebut petugas Secret Service langsung bertindak dan melumpuhkan pria tersebut di lokasi.
Sejumlah sumber yang mengetahui penyelidikan juga menyebut terduga pelaku dihentikan di area perimeter keamanan. Setelah itu, aparat segera mengamankannya saat suasana di dalam acara mulai tegang dan kendali keamanan diperketat.
Rombongan pers Gedung Putih melaporkan seorang agen Secret Service sempat berteriak, “Ada tembakan!” setelah suara mencurigakan terdengar. Tak lama kemudian, agen-agen bersenjata berlari menuju posisi presiden di tengah kondisi yang kacau.
Dalam pernyataan di Gedung Putih bersama sejumlah anggota kabinet, Trump kembali menjelaskan bahwa petugas keamanan bergerak cepat ketika pria bersenjata itu melanggar pengamanan. Ia juga mengatakan aparat federal kini menelusuri alamat yang diduga milik pelaku dan arah penelusurannya mengarah ke California.
Di tengah situasi tersebut, Trump sempat menulis di media sosial, “LET THE SHOW GO ON.” Ungkapan itu muncul saat aparat masih mengamankan lokasi dan memeriksa perkembangan insiden.
Hingga informasi terakhir yang tersedia, aparat federal masih memeriksa latar belakang terduga pelaku. Fokus penyelidikan juga diarahkan pada alamat yang disebut berada di California untuk memastikan rangkaian peristiwa dapat dipetakan secara lengkap.
Insiden ini kembali menyoroti ketatnya pengamanan dalam acara yang dihadiri presiden, wakil presiden, dan jajaran pejabat tinggi. Respons cepat petugas keamanan menjadi faktor utama dalam mencegah situasi berkembang lebih jauh di tengah kepanikan yang muncul dalam hitungan detik.
Source: www.viva.co.id






