Harga token meme coin $TRUMP kembali menjadi sorotan setelah Donald Trump menjamu para pemenang kontes token itu di Mar-a-Lago, Palm Beach, Florida. Di saat acara berlangsung, nilai token tersebut tercatat merosot lebih dari 95% dari puncaknya, sehingga pertemuan eksklusif itu ikut menegaskan kontras antara euforia akses ke lingkaran Trump dan kondisi pasar token yang masih tertekan.
Acara tersebut mempertemukan pembeli terbesar $TRUMP dengan presiden dalam sebuah agenda yang dipromosikan Trump sebagai konferensi kripto dan bisnis paling eksklusif di dunia. Sebanyak 297 pemegang token yang lolos registrasi hadir, sementara 29 peserta teratas mendapatkan resepsi khusus dan toast sampanye bersama Trump.
Akses eksklusif lewat token
Kontes itu menunjukkan bahwa $TRUMP bukan hanya instrumen spekulatif, tetapi juga pintu masuk ke acara bertabur simbol Trump. Penilaian peserta tidak semata-mata berdasarkan kepemilikan token, karena panitia juga menghitung pembelian produk bermerek Trump seperti sepatu kets, jam tangan, dan parfum dalam periode 12 Maret hingga 14 April.
Para pemenang dijadwalkan menerima hadiah bertema Trump, termasuk poster peringatan, dua kartu koleksi, jam tangan bertuliskan “Fight Fight Fight Red Beauty”, dan sebuah parfum. Susunan hadiah ini memperlihatkan bahwa ekosistem yang dibangun di sekeliling token juga terhubung erat dengan produk bermerek Trump.
Harga jatuh jauh dari puncak
Situasi pasar $TRUMP jauh berbeda dari masa awal peluncurannya. Token itu sempat menyentuh $75 tak lama setelah dirilis pada Januari 2025, tetapi kemudian terus merosot hingga mendekati titik terendah sepanjang masa.
Pada Jumat malam, harga $TRUMP diperdagangkan di sekitar $3. Saat Trump berbicara pada Sabtu pagi, nilainya turun ke $2,53, lalu bertahan di bawah $2,60 setelah ia meninggalkan Florida. Firma analitik kripto Nansen mencatat bahwa 297 pemenang yang lolos seleksi memegang sekitar $29 juta dalam bentuk $TRUMP.
Angka itu jauh di bawah $148 juta yang menurut laporan Reuters dimiliki peserta pada kontes perdana. Nansen menilai perbedaan ini menandakan perubahan besar dalam perilaku pasar, karena pada fase awal token cenderung ditahan lebih lama oleh pembeli, sedangkan kontes terbaru hanya memicu lonjakan singkat tanpa keyakinan yang kuat.
Sorotan terhadap bisnis kripto keluarga Trump
Pertemuan di Mar-a-Lago juga datang di tengah meningkatnya pengawasan terhadap bisnis kripto keluarga Trump. Sejumlah pemimpin Partai Demokrat menyerukan penyelidikan, sementara pakar etika pemerintahan menilai kombinasi jabatan presiden dan kepentingan bisnis kripto keluarga Trump memiliki sedikit preseden modern.
Reuters melaporkan keluarga Trump telah menerima lebih dari $1 miliar dari penjualan aset kripto, termasuk setidaknya $336 juta dari penjualan meme coin pada paruh pertama 2025. Laporan itu juga menyebut masih ada potensi keuntungan belum terealisasi dalam jumlah besar, yang membuat sorotan terhadap jaringan bisnis ini semakin tajam.
Juru bicara Gedung Putih Anna Kelly mengatakan kepada Reuters bahwa aset Presiden Trump berada dalam trust yang dikelola anak-anaknya dan bahwa presiden bertindak demi kepentingan rakyat Amerika. Ia menegaskan tidak ada konflik kepentingan, sementara Trump sendiri menyebut dirinya punya “kewajiban” untuk mendukung industri kripto.
Sebelum naik Air Force One menuju Washington, Trump mengatakan bahwa sebagai presiden dirinya harus memastikan semua industri berjalan baik. Ia juga menyebut kripto sudah menjadi industri besar yang kini mulai arus utama.
Nama besar di balik kontes
Di antara pemegang $TRUMP teratas, nama Justin Sun kembali menonjol. Data blockchain menunjukkan miliarder kripto itu berada di posisi pertama dalam kontes untuk tahun kedua berturut-turut, sekaligus menjadi salah satu investor terbesar yang diketahui publik di World Liberty Financial.
World Liberty Financial merupakan salah satu proyek kripto yang disebut sebagai yang paling menguntungkan dan terkait dengan keluarga Trump. Namun pada hari Selasa, Sun menggugat perusahaan itu dengan tuduhan pembekuan kepemilikan miliknya, sementara para investor juga mengeluhkan kurangnya transparansi dan lambatnya respons atas keluhan.
Zach Witkoff, salah satu pendiri World Liberty sekaligus CEO, membantah tuduhan tersebut melalui unggahan media sosial dan menyebut gugatan Sun tidak berdasar. Ia juga menuduh Sun melakukan pelanggaran yang memaksa perusahaan mengambil tindakan untuk melindungi diri dan para pengguna.
Kehadiran Trump di Mar-a-Lago kembali memperlihatkan bagaimana token $TRUMP masih dipakai sebagai alat akses ke lingkaran eksklusif, meski harganya terus tertekan dan minat pasar belum pulih seperti pada masa peluncuran awal.







