Uji 33 Ponsel Tempatkan iPhone 17 Pro Di Puncak, Bukan Karena Paling Kencang

Author: Redaksi Android62

Dalam uji pengisian daya terhadap 33 smartphone, iPhone 17 Pro justru muncul sebagai ponsel dengan performa pengisian terbaik secara keseluruhan. Hasil itu bukan karena ia membawa angka watt paling besar, melainkan karena hasil kabel dan nirkabelnya sama-sama kuat saat dirata-ratakan.

Pengujian tersebut menilai seberapa banyak daya yang benar-benar masuk dalam 30 menit, dengan kondisi baterai masing-masing ponsel di bawah 10 persen. Cara uji seperti ini membuat hasilnya lebih dekat dengan kebutuhan nyata pengguna yang ingin mengisi daya secepat mungkin.

Untuk jalur kabel, setiap perangkat dipasangkan dengan charger yang mendukung kecepatan maksimum masing-masing. Sementara itu, pengisian nirkabel diuji secara terpisah memakai charger Qi dan Qi2 yang kompatibel.

Di jalur kabel, iPhone 17 Pro dilaporkan mampu mencapai sekitar 74 persen dalam 30 menit. Pada pengisian nirkabel, hasilnya berada di sekitar 55 persen dalam waktu yang sama.

Bukan ponsel 120W, tetapi tetap unggul

Yang membuat hasil ini menarik adalah posisi iPhone 17 Pro di pasar yang biasanya ramai dengan klaim pengisian super cepat. Perangkat ini disebut mendukung pengisian kabel 40W dan pengisian nirkabel Qi2.2 25W, angka yang tidak terdengar paling agresif dibanding sebagian pesaing Android.

Namun, hasil uji menunjukkan bahwa kecepatan nyata tidak hanya ditentukan oleh angka watt di atas kertas. Efisiensi sistem, pengelolaan suhu, dan kestabilan pengisian ikut berperan besar dalam hasil akhir.

Ukuran baterai juga memberi pengaruh yang tidak kecil. iPhone 17 Pro disebut memakai baterai 4.252mAh, sementara banyak ponsel Android flagship sudah berada di atas 5.000mAh bahkan 7.000mAh.

Kapasitas yang lebih kecil membuat proses pengisian cenderung lebih cepat selesai. Karena itu, persentase baterai yang masuk dalam 30 menit bisa terlihat lebih tinggi meski daya pengisian yang disebutkan tidak setinggi para rival.

Apple paling kuat di sisi nirkabel

Keunggulan Apple paling terlihat pada pengisian nirkabel. Selain iPhone 17 Pro, iPhone 17 Pro Max, iPhone 17, dan iPhone Air juga masuk daftar ponsel dengan pengisian nirkabel tercepat dalam pengujian tersebut.

Salah satu alasan yang diduga membantu adalah presisi penyelarasan MagSafe. Posisi coil yang lebih konsisten dapat menjaga efisiensi transfer daya selama proses pengisian berlangsung.

Hal ini membuat Apple punya kelebihan di area yang sering kurang mendapat sorotan dibanding pengisian kabel. Padahal, pengisian nirkabel yang cepat dan stabil semakin penting untuk pemakaian harian.

Samsung dan OnePlus juga menonjol

Meski Apple memimpin secara keseluruhan, hasil berbeda muncul jika hanya melihat kabel. Galaxy S26 Ultra disebut menjadi yang tercepat untuk pengisian kabel murni, dengan tambahan sekitar 76 persen dalam 30 menit melalui sistem pengisian kabel 60W.

Pencapaian itu membuat Galaxy S26 Ultra menjadi flagship Samsung dengan pengisian tercepat sejauh ini. Artinya, pada pengukuran kabel saja, Apple tidak berada di posisi teratas.

OnePlus 15 juga dilaporkan tampil kuat dalam pengujian. Performa itu dianggap selaras dengan penggunaan baterai silicon-carbon berkapasitas besar yang dirancang untuk mendukung kecepatan pengisian lebih tinggi.

Perbandingan ini memperlihatkan dua pendekatan yang makin jelas di kelas premium. Banyak merek Android mengandalkan baterai besar dan pengisian sangat cepat, sedangkan Apple bertumpu pada optimasi perangkat lunak, manajemen panas, dan konsistensi hasil.

Bagi pengguna, angka watt besar tidak selalu menjadi penentu utama. Yang lebih terasa justru berapa banyak daya yang benar-benar masuk dalam waktu singkat, dan seberapa stabil proses itu berlangsung di berbagai skenario pengisian.

Source: www.techlusive.in
Berita Terbaru