Penguatan ukhuwah menjadi salah satu pesan utama dalam Safari Dakwah Polda Jawa Tengah yang digelar di Masjid Al Wali Polres Sukoharjo. Kegiatan ini menghadirkan sekitar 150 personel dan jamaah, dengan penekanan bahwa soliditas internal dapat ikut menentukan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam suasana yang khidmat, kegiatan tersebut diikuti oleh Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo bersama jajaran pejabat utama, para perwira, personel Polres, serta perwakilan Polsek jajaran. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa pembinaan rohani dipandang sebagai bagian penting dari penguatan institusi, bukan sekadar agenda seremonial.
Ukhuwah jadi fondasi kebersamaan
Pesan tentang kebersamaan disampaikan melalui tausiyah Ustadz H. Abdurrahman Al-Banjari. Ia menekankan bahwa hubungan antarpersonel perlu dibangun di atas ta’aruf, tafahum, dan takaful, tiga nilai yang dimaknai sebagai saling mengenal, saling memahami, dan saling menanggung.
Menurutnya, ketiga nilai itu dapat memperkuat ikatan di lingkungan kerja kepolisian. Ia juga menegaskan bahwa jika internal Polres solid, maka pelayanan kepada masyarakat akan semakin maksimal.
Syukur dan ikhlas saat menjalankan amanah
Selain menyoroti hubungan antarpersonel, tausiyah juga memberi perhatian pada penguatan batin anggota Polri. Ustadz Abdurrahman mengajak personel untuk terus bersyukur atas nikmat Allah SWT, termasuk kesehatan dan kesempatan menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa tugas kepolisian selalu berhadapan dengan tantangan, sehingga rasa syukur perlu menjadi dasar untuk menjaga semangat kerja. Dalam penjelasannya, iman disebut sebagai sumber kekuatan saat personel menghadapi persoalan di lapangan.
Ustadz Abdurrahman juga mengingatkan bahwa rezeki sejati berasal dari Allah SWT, bukan hanya dari gaji atau jabatan. Karena itu, anggota Polri diminta menjaga keikhlasan agar amanah yang dipikul dapat dijalankan dengan hati yang lapang.
Pembinaan rohani untuk ketahanan mental
Pesan-pesan yang disampaikan dalam Safari Dakwah ini tidak hanya berkaitan dengan ibadah, tetapi juga dengan kesiapan mental personel. Ketika anggota harus tetap sigap di tengah tekanan tugas, kondisi batin yang stabil menjadi salah satu kebutuhan penting.
Harapan yang mungkin terasa kecil sekalipun, kata penceramah, akan lebih kuat bila disandarkan pada keyakinan kepada pertolongan Allah SWT. Karena itu, pembinaan rohani dinilai berperan besar dalam membangun daya tahan mental personel kepolisian.
Bagi lingkungan kerja yang menuntut kesiapsiagaan tinggi, sikap tenang dan konsisten sering kali tumbuh dari dasar spiritual yang kuat. Dari ruang inilah nilai keikhlasan dan syukur diposisikan sebagai penopang pengabdian sehari-hari.
Dukungan untuk pelayanan yang lebih baik
Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo menilai Safari Dakwah Polda Jawa Tengah sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual personel. Kegiatan ini juga dianggap penting untuk mempererat kebersamaan di tengah dinamika tugas kepolisian yang terus bergerak.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan seluruh anggota dapat meningkatkan keimanan, menjaga hubungan antarpersonel, dan tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Suasana kegiatan berlangsung antusias dan penuh kekhidmatan, dengan pesan utama bahwa kekuatan spiritual dan ukhuwah dapat menjadi bekal penting bagi Polres Sukoharjo dalam menjaga kamtibmas yang kondusif.
