UMKM Indonesia kini menghadapi penentu baru untuk bisa tumbuh lebih jauh, yakni akses ke jaringan distribusi global yang cepat dan andal. Di tengah permintaan internasional yang terus terbuka, kemampuan mengirim barang secara konsisten mulai sama pentingnya dengan kualitas produk.
VP Commercial DHL Express Indonesia, Poppy Ariani, menegaskan bahwa peluang pelaku usaha kecil dan menengah masih sangat besar. “Permintaan global itu ada dan terus berkembang. Kuncinya sekarang adalah akses, cepat, konsisten, dan kompetitif,” ujarnya.
Logistik ikut menentukan posisi bisnis
Peran logistik kini tidak lagi sekadar mendukung operasional, tetapi menjadi bagian dari strategi bisnis. Konektivitas yang andal membuat pelaku usaha lebih siap menghadapi perdagangan lintas negara yang semakin kompleks.
Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia, Ahmad Mohamad, melihat perubahan yang jelas di lapangan. Menurut dia, pengiriman UMKM tidak lagi identik dengan skala kecil, melainkan mulai bergeser ke volume yang lebih besar dan bernilai tinggi.
“Kita melihat pergeseran yang jelas. Dari pengiriman skala kecil ke volume besar. Ini menunjukkan bahwa bisnis Indonesia tidak hanya masuk ke pasar global, tetapi mulai berkembang di dalamnya,” kata Ahmad.
Perubahan itu juga menandakan bahwa persaingan global bergerak cepat. Keberhasilan tidak lagi hanya ditentukan oleh siapa yang lebih dulu masuk pasar, melainkan oleh siapa yang mampu tumbuh lebih cepat dan konsisten.
Kebutuhan pengiriman ikut membesar
Seiring ekspansi ke pasar internasional, kebutuhan terhadap solusi logistik yang fleksibel juga ikut meningkat. Ahmad menilai permintaan atas pengiriman kargo berat terus bertambah dan menjadi tanda bahwa pelaku usaha Indonesia semakin siap bersaing di level yang lebih tinggi.
Ia menekankan bahwa keterbatasan akses terhadap layanan logistik yang sesuai skala pertumbuhan masih menjadi tantangan utama. Karena itu, perusahaan perlu lebih cermat memilih mitra yang bisa mengikuti perkembangan bisnis mereka.
Di sisi lain, pola pengiriman yang berubah memperlihatkan bahwa banyak UMKM Indonesia tidak lagi berada pada tahap awal ekspor. Mereka mulai memasuki fase pertumbuhan yang menuntut layanan lebih luas dan lebih andal.
Layanan yang disiapkan untuk pasar lebih luas
DHL Express Indonesia menempatkan diri sebagai mitra strategis bagi pelaku usaha yang ingin berkembang secara global. Perusahaan ini menyediakan layanan ekspres dan solusi logistik terpadu, mulai dari paket kecil hingga kargo dalam jumlah besar.
Sekitar 40 persen pelanggan DHL Express Indonesia berasal dari segmen UMKM. Angka tersebut memperlihatkan bahwa minat pelaku usaha kecil dan menengah untuk masuk ke perdagangan internasional semakin besar.
Untuk menjawab kebutuhan itu, DHL Express menghadirkan Heavy Weight Express. Layanan pengiriman udara ini memiliki kapasitas hingga 1.000 kilogram per koli dan 3.000 kilogram per pengiriman.
Dukungan tersebut diperkuat lewat GoTrade, inisiatif strategis DHL yang dirancang untuk membantu UMKM menembus dan berkembang di pasar global. Fokus program ini bukan hanya pada transaksi, melainkan pada penguatan kemampuan bisnis agar tumbuh secara konsisten.
Peluang ekspor masih terbuka lebar
Prospek UMKM Indonesia tetap besar karena sektor ini menyumbang lebih dari 60 persen terhadap perekonomian nasional. Dengan kontribusi sebesar itu, UMKM tidak hanya penting bagi pasar domestik, tetapi juga makin dipandang sebagai motor ekspor masa depan.
Dorongan untuk naik kelas juga muncul di tengah pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,11 persen pada 2025. Kondisi tersebut membuat pelaku usaha kecil dan menengah semakin terdorong mencari pasar yang lebih luas ketika permintaan global terus terbuka.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa UMKM Indonesia sedang memasuki fase baru dalam persaingan global. Produksi yang kuat tetap penting, tetapi akses distribusi, keandalan logistik, dan konsistensi layanan kini ikut menentukan daya saing di pasar yang lebih luas.
Dengan dukungan jaringan perdagangan internasional dan solusi pengiriman yang sesuai kebutuhan ekspansi, peluang bagi UMKM untuk naik kelas masih sangat besar. Tantangan utamanya kini bergeser ke kemampuan memanfaatkan peluang itu secara cepat, stabil, dan kompetitif.
Source: www.viva.co.id






