Unsrat Buka 1.318 Kursi Mandiri T2 Gelombang II, Ilmu Kelautan Terbanyak

Author: Redaksi Android62

Universitas Sam Ratulangi membuka 1.318 kursi melalui seleksi Mandiri Tumou Tou atau T2 Gelombang II tahun akademik 2026/2027. Kesempatan ini ditujukan bagi calon mahasiswa yang masih memburu program studi dengan kuota penerimaan belum terpenuhi.

Kapasitas terbesar tersedia pada S1 Ilmu Kelautan di Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, yakni 105 kursi. S1 Peternakan menyusul dengan 99 kursi, sedangkan beberapa program studi lain juga menyediakan puluhan tempat.

Sebaran Kuota pada Sejumlah Fakultas

Kuota tambahan tersebut tersebar di delapan fakultas dan mencakup bidang teknik, pertanian, perikanan, ekonomi, ilmu sosial, ilmu budaya, serta MIPA. Calon peserta dapat memilih paling banyak dua program studi dengan urutan pilihan sebagai dasar prioritas seleksi.

Fakultas Program Studi Daya Tampung
Teknik S1 Perencanaan Wilayah dan Kota 23
Peternakan S1 Peternakan 99
Ekonomi dan Bisnis S1 Ekonomi Pembangunan 65
Ilmu Budaya S1 Sastra Indonesia 42
Ilmu Budaya S1 Sastra Jerman 30
Ilmu Budaya S1 Ilmu Sejarah 38

Fakultas MIPA menyediakan 68 kursi untuk S1 Matematika, 62 kursi untuk S1 Fisika, 36 kursi untuk S1 Biologi, dan 56 kursi untuk S1 Kimia. Di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, tersedia S1 Ilmu Politik sebanyak 26 kursi, Sosiologi 39 kursi, Ilmu Perpustakaan 47 kursi, serta Antropologi Sosial 38 kursi.

Pilihan di Fakultas Pertanian meliputi S1 Teknik Pertanian dengan 26 kursi, Teknologi Pangan 39 kursi, Agribisnis 62 kursi, dan Agroteknologi 40 kursi. Fakultas ini juga membuka Ilmu Kehutanan 36 kursi, Ilmu Tanah 47 kursi, Proteksi Tanaman 41 kursi, serta Agronomi 45 kursi.

Program Studi Perikanan dan Ilmu Kelautan Daya Tampung
S1 Ilmu Kelautan 105
S1 Manajemen Sumberdaya Perairan 47
S1 Budidaya Perairan 41
S1 Teknologi Hasil Perikanan 42
S1 Agrobisnis Perikanan 53
S1 Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan 25

Seleksi Berdasarkan Nilai Rapor

Mandiri Tumou Tou T2 Gelombang II tidak menggunakan ujian tulis. Unsrat akan melakukan seleksi portofolio berdasarkan nilai rapor, sehingga peserta perlu memastikan seluruh data akademik terisi lengkap dan tepat.

Menurut pengumuman Unsrat, jalur tambahan ini dibuka setelah rangkaian penerimaan melalui SNBP, SNBT, dan Mandiri Tumou Tou dilaksanakan. Sejumlah program studi masih memiliki sisa kuota setelah proses penerimaan sebelumnya.

Jadwal Seleksi dan Pembayaran

Pendaftaran dibuka pada 16 sampai 24 Juli 2026 melalui portal penerimaan mahasiswa baru Unsrat. Dalam periode yang sama, peserta dapat mencetak kartu tanda peserta seleksi.

Tahapan Jadwal
Pendaftaran dan cetak kartu peserta 16–24 Juli 2026
Seleksi portofolio nilai rapor 27 Juli 2026
Pengumuman hasil 28 Juli 2026
Verifikasi berkas dan validasi 29–31 Juli 2026
Pembayaran UKT secara online 29 Juli–12 Agustus 2026

Peserta yang dinyatakan lulus pada 28 Juli 2026 wajib mengikuti verifikasi berkas dan validasi Biro Akademik pada 29 hingga 31 Juli 2026. Pembayaran UKT dilakukan secara online melalui BTN, BRI, dan BNI pada 29 Juli sampai 12 Agustus 2026.

Syarat Peserta dan Tahapan Pendaftaran

Jalur ini terbuka bagi lulusan SMA, SMK, MA, MAK, atau sederajat pada 2024, 2025, dan 2026. Lulusan Paket C dari tiga tahun yang sama dapat mendaftar dengan batas usia paling tinggi 25 tahun berdasarkan ijazah.

Setiap pendaftar wajib membayar biaya pendaftaran Rp400.000 melalui Bank BTN atau BNI. Setelah data awal diisi dan jalur Mandiri Tumou Tou dipilih, peserta akan memperoleh nomor billing serta PIN untuk pembayaran dan masuk ke portal.

Peserta kemudian harus melengkapi biodata sebelum mencetak kartu tanda peserta. Unsrat menegaskan kelulusan dapat dibatalkan apabila data yang disampaikan calon mahasiswa tidak benar.

Informasi biaya kuliah tidak dicantumkan secara terbuka dalam pengumuman jalur ini. Peserta yang lolos perlu memperhatikan informasi lanjutan melalui akun profil masing-masing setelah proses seleksi berjalan.

Berita Terbaru