VAR Menit 93 Menggagalkan Iran, Lolos Tanpa Kalah Tetap Tak Cukup di Piala Dunia 2026

Author: Redaksi Android62

Iran harus menerima kenyataan pahit di Piala Dunia 2026. Tim Melli tersingkir meski tidak sekalipun menelan kekalahan sepanjang fase grup, setelah gol menit ke-93 ke gawang Mesir dianulir VAR.

Keputusan itu langsung mengubah nasib Iran. Gol Shoja Khalilzadeh sempat membuat mereka bersiap merayakan kemenangan, tetapi tinjauan video menyatakan dirinya berada dalam posisi offside sebelum menerima umpan.

Drama terakhir melawan Mesir

Pertandingan penutup fase grup menjadi penentu harapan Iran. Saat laga memasuki menit ke-93, Shoja Khalilzadeh berhasil menyarangkan bola ke gawang Mesir dan selebrasi sempat pecah di kubu Iran.

Namun, wasit kemudian menunggu tinjauan dari Video Assistant Referee atau VAR. Setelah melihat ulang, gol tersebut dibatalkan karena Khalilzadeh dinilai offside, dan skor 1-1 bertahan hingga laga selesai.

Perubahan keputusan itu membuat suasana di lapangan berbalik seketika. Euforia di kubu Iran berubah menjadi kekecewaan mendalam karena satu gol yang sangat penting tidak sah.

Perjalanan tanpa kekalahan di Grup G

Sebelum drama melawan Mesir, Iran sebenarnya tampil cukup konsisten di Grup G. Mereka menjaga disiplin permainan dan mengandalkan pertahanan yang solid untuk meredam lawan-lawannya.

Iran mengakhiri tiga pertandingan grup dengan hasil imbang semuanya. Mereka bermain 2-2 melawan Selandia Baru, 0-0 melawan Belgia, dan 1-1 melawan Mesir.

Meski tidak kalah, tiga poin dari tiga hasil seri itu hanya cukup membawa Iran finis di posisi ketiga klasemen grup. Catatan itu tetap belum aman untuk tiket ke babak 32 besar.

Tiga poin yang tidak memadai

Format baru Piala Dunia 2026 memang memberi peluang kepada peringkat ketiga terbaik untuk lolos ke fase gugur. Akan tetapi, koleksi tiga poin belum cukup untuk menempatkan Iran dalam daftar tersebut.

Akibatnya, Team Melli pulang lebih cepat meski mencatat rekor yang jarang terjadi di turnamen sebesar ini. Mereka tersingkir tanpa kekalahan, tetapi satu kemenangan yang tak kunjung datang membuat hasil akhir tetap pahit.

Kisah Iran menjadi salah satu cerita paling ironis di Piala Dunia 2026. Mereka tampil stabil, sulit dikalahkan, tetapi harus menyerah pada satu keputusan VAR yang memupus harapan di detik-detik akhir.

Source: www.rmoljawatengah.id
Berita Terbaru