Veda Ega Pratama Tembus Lima Besar di Brno, Start Grid 20 Berujung Poin Penting

Veda Ega Pratama mengakhiri Moto3 Ceko 2026 dengan hasil yang menonjol setelah finis di posisi kelima di Sirkuit Brno. Pebalap muda Indonesia itu memulai balapan dari grid ke-20, tetapi tetap mampu menjaga ritme hingga menembus barisan depan.

Tambahan 11 poin dari hasil tersebut membuat koleksi Veda kini menjadi 82 poin dan menempatkannya di peringkat keenam sementara klasemen Moto3 2026. Hasil ini juga menjaga peluangnya untuk terus bersaing dalam perebutan gelar rookie terbaik musim ini.

Balapan rapat sejak awal

Balapan di Brno pada Minggu sore, 21 Juni 2026, berlangsung ketat sejak putaran awal. Veda sempat tercecer dari 10 besar pada fase pembuka, tetapi perlahan memangkas jarak ke kelompok depan.

Hukuman sanksi karena dinilai melambatkan motor saat sesi kualifikasi membuat Veda harus start dari urutan belakang. Kondisi itu sempat memperberat peluangnya, namun pebalap binaan Astra Honda tersebut langsung menyerang begitu lampu start padam.

Pada putaran kelima, Veda sudah naik ke peringkat keenam dan mencatat waktu lap tercepat. Satu lap kemudian, ia bahkan sempat berada di posisi ketiga setelah melewati Uriarte.

Persaingan ketat di kelompok terdepan

Perubahan posisi terus terjadi karena jarak antarpembalap sangat tipis. Brian Uriarte, Máximo Quiles, David Almansa, Hakim Danish, Álvaro Carpe, dan Veda Pratama saling menempel di rombongan depan.

Veda sempat turun lagi ke urutan keenam pada putaran kedelapan setelah disalip Carpe dan Hakim Danish. Namun, ia tidak kehilangan momentum dan tetap berada dalam pertarungan podium sampai fase akhir.

Menjelang empat putaran terakhir, Veda menemukan celah untuk menyalip Carpe. Aksi itu mengamankannya di posisi kelima dan tempat tersebut berhasil dipertahankan hingga garis finis.

Dampak pada klasemen

Hakim Danish merebut kemenangan di balapan ini, sementara Veda pulang dengan hasil yang sangat penting bagi posisinya di klasemen. Di atas Veda, Máximo Quiles memimpin dengan 186 poin, disusul Álvaro Carpe dengan 121 poin, Brian Uriarte dengan 92 poin, David Almansa dengan 89 poin, dan Marco Morelli dengan 86 poin.

Di bawah Veda, Hakim Danish menempati posisi ketujuh dengan 73 poin, diikuti Valentín Perrone dengan 66 poin. Sementara itu, David Muñoz dan Guido Pini sama-sama mengoleksi 52 poin, menegaskan ketatnya persaingan papan tengah musim ini.

Hasil di Brno memperlihatkan kemampuan Veda untuk bangkit meski memulai dari posisi jauh di belakang. Dari grid ke-20, ia bukan hanya menutup lomba di lima besar, tetapi juga mempertahankan persaingan di papan atas klasemen sementara.

Berita Terkait