Persaingan motor listrik 2026 terlihat makin tajam karena tiap model datang dengan arah yang berbeda. Ada yang menonjol lewat tenaga dan jarak tempuh, ada yang bermain di gaya classy-retro, dan ada pula yang masuk ke kelas skutik gambot dengan desain familier.
Perubahan ini penting karena pasar tidak lagi hanya mengejar motor listrik yang irit. Konsumen juga mencari tampilan, fitur modern, dan rasa berkendara yang lebih dekat dengan kebutuhan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Skutik gambot dan model harian jadi penyeimbang
Di antara lima model yang mencuri perhatian, VinFast Viper paling tegas masuk ke wilayah skutik gambot. Desainnya mirip Honda Vario, lalu dipadukan dengan mesin 3000W versi Brushless, baterai ganda 3 kWh, jarak tempuh 156 km, dan kontrol GPS.
Masih dari sisi utilitas, Uwinfly M135H hadir sebagai pilihan yang lebih serbaguna. Model ini sudah rilis pada April 2026 dan diposisikan untuk pemakaian harian, tetapi tetap dinilai sanggup dipakai touring karena bodinya kuat, rangkanya compact, dan remnya sudah di-upgrade.
Spesifikasi Uwinfly M135H juga tergolong paling menonjol dalam kelompok ini. Motor ini memakai mesin 5000W, baterai 74V 30Ah, jarak tempuh 180 km, dan kecepatan maksimal 105 km/jam.
Dua model classy-retro yang sama-sama mengincar pasar elegan
Di kelas skuter bergaya elegan, Yadea Osta dan Indomobil QT Pro tampil dengan pendekatan yang mirip namun tetap berbeda. Keduanya membawa nuansa seperti vespa, sehingga langsung mengarah ke konsumen yang mencari tampilan klasik dengan sentuhan modern.
Yadea Osta tampil lebih kalem lewat desain retro, lalu dibekali panel speedometer TFT digital, sistem OTA, Smart Unlock, dan integrasi smartphone. Motor ini diklaim mampu menempuh 150 km dengan mesin puncak 2750W.
Indomobil QT Pro juga mengusung tema classy, tetapi datang dengan fitur yang sedikit berbeda. Model ini dibekali Smart Panel Digital, integrasi smartphone, Hill Start Assist untuk tanjakan, mesin 2000W, serta pengereman Traction Control.
VinFast bergerak dengan dua arah sekaligus
VinFast mengambil langkah yang cukup agresif dengan menyiapkan dua model untuk pasar ASEAN sekaligus. Evo Grand dan Viper sama-sama dijadwalkan meluncur pada Juni 2026, tetapi keduanya menyasar karakter pengguna yang berbeda.
Evo Grand tampil sebagai skuter stylish bergaya vespa dengan dudukan dan fitur yang disesuaikan dengan kebiasaan konsumen di ASEAN. Model ini memakai baterai ganda 4,8 kWh, mesin 2250W, jarak tempuh hingga 262 km, dan fitur anti air IP67.
Jika Evo Grand bermain di sisi stylish, Viper justru menonjol di sisi skutik besar. Karakternya dibuat mirip Honda Vario, sehingga posisinya terasa lebih familier bagi pengguna yang akrab dengan skutik gambot.
Lima model, lima karakter pasar
Kelima motor listrik ini menunjukkan bahwa arah pasar 2026 tidak berjalan seragam. Uwinfly M135H mengedepankan tenaga dan fungsi harian, Yadea Osta serta Indomobil QT Pro bermain di kelas classy-retro, sementara VinFast Evo Grand dan Viper membagi pasar antara skuter stylish dan skutik gambot.
Jika dilihat dari perbedaan spesifikasi, karakter tiap model memang sengaja dibuat tidak saling menyalin. Ada yang fokus pada jarak tempuh lebih jauh, ada yang menonjolkan fitur konektivitas, dan ada pula yang menampilkan desain yang akrab di mata konsumen Indonesia maupun ASEAN.
Tabel ringkas berikut memperlihatkan perbedaan utamanya.
| Model | Karakter | Mesin | Baterai | Jarak tempuh | Fitur utama |
|---|---|---|---|---|---|
| Uwinfly M135H | Harian hingga touring | 5000W | 74V 30Ah | 180 km | Rem di-upgrade, bodi kuat |
| Yadea Osta | Classy-retro | 2750W | Tidak disebutkan | 150 km | TFT digital, OTA, Smart Unlock, smartphone |
| VinFast Evo Grand | Skuter stylish ASEAN | 2250W | Ganda 4,8 kWh | Hingga 262 km | IP67, dudukan dan fitur untuk ASEAN |
| VinFast Viper | Skutik gambot | 3000W Brushless | Ganda 3 kWh | 156 km | Kontrol GPS |
| Indomobil QT Pro | Classy mirip vespa | 2000W | Tidak disebutkan | Tidak disebutkan | Smart Panel Digital, smartphone, HSA, Traction Control |
Dengan komposisi seperti ini, 2026 memperlihatkan kompetisi yang lebih detail daripada sekadar soal motor listrik atau bukan. Pabrikan kini saling beradu lewat desain yang familiar, fitur praktis, dan jarak tempuh yang makin kompetitif.
