Vivo X500 dan X500 Pro dipastikan meluncur pada September 2026, dan seri ini akan menjadi perangkat pertama yang memakai MediaTek Dimensity 9600. Langkah itu membuat Vivo berada dalam posisi paling percaya diri di antara para pemain flagship Android yang sedang bersiap menyambut musim peluncuran paling padat di Tiongkok.
Di saat yang sama, proyek OPPO Find X10 tampak belum siap masuk lebih awal. Berdasarkan pola peluncuran Find X9 pada Oktober 2025 dan laporan Gizmochina serta sumber rantai pasok, seri Find X10 lebih mungkin hadir pada Oktober 2026.
Vivo mempertahankan proyek Ultra
Rumor tentang pembatalan Vivo X500 Ultra juga telah dibantah langsung oleh Digital Chat Station. Ia menyebut proyek tersebut masih berjalan dan tetap mendapat prioritas tinggi di Vivo.
Varian Ultra itu dikabarkan membawa kamera zoom optik 10x, melanjutkan pengembangan yang sudah dirintis sejak era X300. Jika terealisasi, langkah ini akan menjadi salah satu jawaban Vivo atas kritik bahwa mereka masih tertinggal dalam perang zoom melawan Samsung dan Huawei.
Xiaomi masih di jalur paling awal
Meski Vivo terlihat paling yakin, Xiaomi 18 dan Xiaomi 18 Pro disebut tetap berada di jalur peluncuran September 2026. Kedua model itu diproyeksikan menjadi smartphone pertama di dunia yang memakai Snapdragon 8 Elite Gen 6, chipset 2nm terbaru Qualcomm yang akan diperkenalkan pada Snapdragon Summit di bulan yang sama.
Namun, pengembangan Xiaomi 18 Ultra justru dijeda sementara. Tipster Kartikey Singh melaporkan bahwa lonjakan biaya komponen premium, terutama sensor kamera dan modul optik canggih, menjadi alasan utama penundaan tersebut.
Sumber internal juga menyebut Xiaomi ingin menghindari harga jual di atas 10.000 yuan atau sekitar Rp21 juta. Jika jeda ini berlanjut, Xiaomi 18 Ultra kemungkinan baru hadir pada akhir 2026 atau awal 2027.
OPPO memilih langkah yang lebih hati-hati
Berbeda dari Xiaomi dan Vivo, OPPO tampak memilih strategi menunggu momen yang lebih aman. Perusahaan ini disebut ingin mengamati respons pasar terhadap dua rivalnya sebelum masuk dengan diferensiasi sendiri.
Salah satu pembeda yang beredar adalah kemungkinan debut kamera selfie 100MP berbentuk persegi pertama di Android. Seluruh varian Find X10, termasuk model standar, Pro, dan Pro Max, juga akan memakai Dimensity 9600 yang sama dengan Vivo X500.
Meski memakai chip yang sama, Vivo disebut memiliki hubungan strategis yang lebih dekat dengan MediaTek sehingga mendapat alokasi chip lebih awal. Kondisi itu ikut menjelaskan mengapa OPPO lebih realistis jika masuk pada Oktober 2026.
September jadi panggung penting bagi flagship
September memiliki nilai strategis besar bagi produsen smartphone di Tiongkok. Periode itu berdekatan dengan Festival Pertengahan Musim Gugur, Hari Nasional pada 1 Oktober, serta awal musim belanja kuartal keempat.
Peluncuran pada bulan tersebut juga memberi eksposur besar sebelum Apple biasanya memperkenalkan iPhone 18 series pada pertengahan September. Karena itu, Xiaomi dan Vivo jelas ingin merebut perhatian pasar premium lebih dulu, sementara OPPO memilih menahan langkah agar tidak berhadapan langsung.
Untuk saat ini, peta persaingan flagship Android di Tiongkok mulai mengerucut. Xiaomi 18 dan 18 Pro terlihat paling siap menyapa pasar pada September 2026, Vivo X500 series berada di jalur yang sama, dan OPPO Find X10 series lebih mungkin menunggu hingga Oktober 2026.
