Vivo menaruh kartu utamanya pada daya tahan, bukan pada gebrakan kamera atau performa kelas atas, lewat peluncuran dua ponsel entry-level baru, Vivo G5i dan Vivo G5z. Keduanya membawa baterai 7.200mAh yang langsung menjadi pusat perhatian karena kapasitasnya sangat besar di kelas ponsel terjangkau.
Kombinasi itu membuat dua perangkat ini lebih menonjol sebagai ponsel harian yang stabil dan tahan lama. Di pasar yang ramai oleh model murah, pendekatan seperti ini biasanya lebih menarik bagi pengguna yang ingin perangkat awet dipakai seharian tanpa sering mengisi daya.
Baterai besar dengan pengisian cepat
Daya tarik utama Vivo G5i dan G5z ada pada baterai 7.200mAh yang dipadukan dengan pengisian cepat 44W. Dengan bekal itu, Vivo jelas membidik pengguna yang mengutamakan durasi pakai panjang dalam satu kali pengisian.
Perusahaan juga menyematkan klaim ketahanan yang memperkuat posisi kedua model ini di segmen entry-level. Vivo menyebut adanya “6-year long-life battery” serta “5-star drop and shock resistance certification”, ditambah ketahanan debu dan air dengan standar IP68 dan IP69.
Spesifikasi utama Vivo G5i dan Vivo G5z
| Aspek | Vivo G5i | Vivo G5z |
|---|---|---|
| Nomor model | V2531A | V2531A |
| Baterai | 7.200mAh | 7.200mAh |
| Pengisian cepat | 44W | 44W |
| Chipset | Snapdragon 4 Gen 2 | Snapdragon 4 Gen 2 |
| RAM | Hingga 8GB | Hingga 8GB |
| Penyimpanan | UFS 3.1 hingga 256GB | UFS 3.1 hingga 256GB |
| Layar | LCD 6,75 inci, HD+, 120Hz | LCD 6,75 inci, HD+, 120Hz |
| Kamera depan | 8MP | 8MP |
| Kamera utama | 50MP | 50MP |
| Fitur tambahan | Sidik jari samping, NFC, infrared blaster, IP68, IP69 | Sidik jari samping, NFC, infrared blaster, IP68, IP69 |
Performa harian yang aman untuk kelasnya
Untuk dapur pacu, Vivo memilih Snapdragon 4 Gen 2 dari Qualcomm. Chipset tersebut dipadukan dengan RAM hingga 8GB dan penyimpanan UFS 3.1 hingga 256GB, konfigurasi yang cukup untuk kebutuhan dasar seperti media sosial, komunikasi, konsumsi konten, dan gim ringan.
Chip ini juga disebut menggunakan proses 4nm, yang mendukung efisiensi daya. Hal itu selaras dengan karakter kedua ponsel yang memang mengandalkan baterai besar sebagai nilai jual utama.
Layar besar dan kamera yang dibuat sederhana
Di bagian depan, Vivo menggunakan layar LCD 6,75 inci dengan resolusi HD+ dan refresh rate 120Hz. Panel ini menawarkan gerakan antarmuka yang lebih mulus, meski resolusinya tetap berada di level dasar.
Sektor kamera tidak dibuat mencolok. Vivo hanya menempatkan kamera depan 8MP dan kamera utama belakang 50MP, sehingga arah produk ini lebih jelas mengutamakan fungsi dasar daripada ambisi fotografi yang kompleks.
Harga dan posisi di pasar China
Kedua model tersebut sudah tercantum di situs resmi Vivo di China. Harga yang dipasang mulai 2.199 yuan untuk varian 6GB + 128GB, sedangkan varian 8GB + 256GB dijual 2.899 yuan.
Meski punya nama berbeda, Vivo G5i dan G5z menggunakan nomor model yang sama dan tampil identik dari luar. Itu membuat keduanya terlihat lebih sebagai dua opsi dengan identitas pemasaran yang berbeda, bukan dua perangkat yang dipisahkan oleh desain yang jauh berlainan.
Dengan baterai besar, ketahanan yang ditingkatkan, dan fitur harian yang tetap lengkap, Vivo menempatkan G5i dan G5z untuk pengguna yang menginginkan ponsel murah dengan masa pakai panjang. Di segmen yang sangat kompetitif, strategi semacam ini biasanya lebih mudah menarik perhatian mereka yang mengutamakan ketahanan daripada spesifikasi yang berlebihan.
