Rentang harga ponsel Vivo kini membentang sangat jauh, dari level Rp 1,7 jutaan hingga tembus Rp 25 jutaan. Perubahan ini membuat konsumen punya ruang pilihan yang lebih luas, baik untuk mencari ponsel terjangkau maupun perangkat premium di dalam ekosistem merek yang sama.
Di bagian paling atas, Vivo X300 Ultra menjadi model dengan banderol tertinggi, yakni Rp 25.999.000. Tepat di bawahnya ada Vivo X Fold5 varian 16/512 yang dipasarkan Rp 24.999.000, lalu Vivo X300 Pro varian 16/512 di harga Rp 18.999.000 dan Vivo X300 di Rp 14.999.000.
Segmen premium diberi jarak yang jelas
Daftar harga di kelas atas menunjukkan pemisahan yang tegas antara ponsel harian dan model flagship. Vivo menempatkan seri X sebagai pintu masuk ke kelas premium, sementara model lipat ikut masuk ke rentang harga yang hampir menyentuh level tertinggi.
Di sisi lain, lini iQOO juga ikut memperkaya pilihan pada pembaruan harga ini. iQOO 13 varian 16/512 dibanderol Rp 11.999.000, sedangkan iQOO 15 5G dipatok Rp 12.999.000.
Seri V menjadi jembatan paling lebar
Rentang yang paling ramai justru datang dari seri V. Vivo V40 Lite 4G varian 8/128 dijual Rp 2.699.000 dan varian 8/256 di Rp 2.999.000, lalu Vivo V50 Lite 4G hadir di Rp 3.299.000 untuk 8/128 dan Rp 3.699.000 untuk 8/256.
Pilihan di seri ini terus naik lewat Vivo V50 Lite 5G varian 8/256 seharga Rp 4.099.000 dan varian 12/512 di Rp 5.099.000. Vivo V50 5G varian 8/256 berada di Rp 5.499.000, sementara Vivo V60 Lite 4G 8/128 dan 8/256 masing-masing dipatok Rp 4.199.000 dan Rp 5.299.000.
Untuk kebutuhan yang lebih tinggi, Vivo V60 Lite 5G 8/256 dijual Rp 5.999.000. Masih di keluarga yang sama, Vivo V70 FE 5G 8/512 dibanderol Rp 7.399.000 dan Vivo V70 5G dipasarkan Rp 8.999.000.
Seri Y tetap jadi pintu masuk utama
Di kelas awal, Vivo masih mengandalkan seri Y sebagai tulang punggung pilihan paling terjangkau. Vivo Y03t menjadi model dengan harga paling rendah, yaitu Rp 1.799.000, lalu Vivo Y05, Vivo Y19S, dan Vivo Y19s Pro sama-sama berada di Rp 1.999.000.
Vivo Y21d hadir di Rp 2.399.000 untuk pembeli yang ingin naik sedikit dari level termurah. Ada juga Vivo Y19sGT 5G di Rp 2.799.000 untuk pengguna yang mencari konektivitas 5G dengan harga lebih rendah.
Pilihan di seri Y masih berlanjut lewat Vivo Y29 yang tersedia dalam tiga varian, yaitu 6/128 seharga Rp 2.999.000, 8/128 seharga Rp 3.500.000, dan 8/256 seharga Rp 4.199.000. Vivo Y31d Pro dijual Rp 3.999.000, sedangkan Vivo Y400 masuk daftar di harga Rp 3.499.000.
Seri T ikut mengisi kelas menengah
Di antara lini yang tersedia, seri T menempati posisi menengah dengan dua model. Vivo T5 dibanderol Rp 3.149.000, sementara Vivo T5 Pro 5G dijual Rp 4.499.000.
Selisih harga antara versi reguler dan Pro terlihat cukup besar, sehingga seri ini memberi opsi yang lebih terarah bagi pengguna yang ingin naik kelas dari perangkat entry-level. Kehadiran varian Pro 5G juga menegaskan bahwa seri T tidak hanya bermain di harga, tetapi juga di segmentasi konektivitas.
Pembaruan harga juga mencakup iQOO
Selain ponsel bermerek Vivo, daftar harga terbaru ini juga memuat lini iQOO. Pada seri Z, iQOO Z10 Lite dijual Rp 2.999.000, iQOO Z10 5G Rp 3.999.000, dan iQOO Z10R 5G Rp 4.599.000.
Untuk seri Neo, iQOO Neo 10 dijual mulai Rp 4.689.000 hingga Rp 6.999.000. Harga-harga ini memperlihatkan bahwa pembaruan tidak hanya menyentuh kelas bawah dan menengah Vivo, tetapi juga lini turunan yang masih satu ekosistem penjualan.
Seluruh angka tersebut berasal dari toko resmi di marketplace, sehingga harga bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan platform. Dengan banyaknya varian memori dan rentang harga yang sangat terbuka, pengecekan harga terbaru tetap menjadi langkah penting sebelum membeli.
Source: tekno.kompas.com






