Vivo S2 mulai dibicarakan sebagai perangkat yang akan masuk ke kelas premium, dengan banderol yang disebut berada di kisaran Rs. 45,000 hingga Rs. 50,000. Jika kabar ini tepat, arah seri S akan berubah cukup jauh dari posisi Vivo S1 yang dulu hadir di India sebagai ponsel kelas menengah.
Perubahan kelas itu juga diikuti fokus yang berbeda. Vivo S2 dilaporkan akan menempatkan kamera sebagai daya tarik utama, disertai bodi yang tipis dan ringan untuk memperkuat kesan premium.
Nama Vivo S2 sendiri sudah muncul di basis data GSMA dengan nomor model V2576. Kemunculan ini belum membuka rincian spesifikasi, tetapi sering menjadi tanda bahwa sebuah perangkat sudah mendekati tahap pengumuman resmi.
Seri S Diposisikan Ulang
Kembalinya lini S ke pasar India disebut sudah lama dinanti, karena seri ini vakum hampir tujuh tahun. Dengan harga yang jauh lebih tinggi dari Vivo S1, Vivo tampaknya tidak sekadar menghadirkan penerus biasa, melainkan mendorong seri S ke kelas yang lebih tinggi.
91Mobiles yang mengutip sumber industri menyebut peluncuran Vivo S2 di India kemungkinan terjadi pada Juli. Laporan yang sama menegaskan bahwa target perangkat ini adalah konsumen premium, bukan segmen menengah seperti model sebelumnya.
Arah produk yang baru itu juga terlihat dari penekanan pada desain. Selain kamera, tubuh yang ramping dan bobot yang ringan menjadi dua poin yang terus muncul dalam bocoran awal.
Dugaan Rebranding Jadi Sorotan
Salah satu rumor yang berkembang menyebut Vivo S2 bisa saja merupakan rebranding dari model seri V yang sudah beredar. Informasi ini belum dikonfirmasi, tetapi pola semacam itu memang kerap dipakai untuk menyesuaikan nama produk dengan pasar yang dituju.
Jika dugaan tersebut benar, Vivo berpeluang mempercepat kehadiran perangkat baru di India. Cara ini juga memungkinkan perusahaan memanfaatkan fondasi produk yang sudah ada sambil memberi identitas baru untuk lini S.
Meski model dasarnya belum diketahui, laporan yang beredar tetap menggambarkan Vivo S2 sebagai ponsel dengan karakter premium. Artinya, nilai jualnya tidak hanya bergantung pada kamera, tetapi juga pada tampilan fisik dan pengalaman penggunaan.
Jalan yang Berbeda dari Vivo S1
Perbandingan dengan Vivo S1 membuat perubahan strategi ini terlihat semakin jelas. Saat meluncur di India pada 2019, Vivo S1 hadir dengan layar Super AMOLED 6,38 inci full-HD+ beresolusi 1080×2340 piksel dan notch bergaya waterdrop.
Di sisi dapur pacu, Vivo S1 memakai MediaTek Helio P65 (MT6768). Ponsel itu juga hadir dalam pilihan RAM 4GB dan 6GB, dengan penyimpanan 64GB serta 128GB.
Kemampuan fotografi Vivo S1 kala itu ditopang kamera utama 16 megapiksel, kamera sekunder 8 megapiksel, sensor 2 megapiksel, dan kamera depan 32 megapiksel. Daya tahan perangkat ini bergantung pada baterai 4.500mAh.
Posisi Baru di Pasar yang Lebih Ketat
Dengan rentang harga yang beredar, Vivo S2 akan berhadapan dengan perangkat seperti OnePlus 15R dan iQOO 15R. Peta persaingan itu jelas lebih berat dibanding saat Vivo S1 pertama kali masuk ke pasar India.
Karena itu, kombinasi desain tipis, bobot ringan, dan kamera yang ditonjolkan tampak menjadi tiga senjata utama yang disiapkan Vivo. Namun, chipset, layar, baterai, dan konfigurasi kamera lengkapnya masih belum diungkap.
Untuk saat ini, semua detail tersebut masih berada pada tahap awal bocoran. Yang sudah terlihat baru arah besarnya: seri S akan kembali dengan identitas yang lebih premium, dan kamera diposisikan sebagai pembeda utama.
Source: www.gadgets360.com






