Bocoran kotak ritel Vivo X300 Ultra membuat perhatian langsung tertuju pada angka harga yang tercetak di sana. Label itu memunculkan Rs 1,99,999, angka yang menempatkan ponsel ini di kelas super premium dan memicu perbandingan dengan perangkat flagship lain di pasar.
Namun, angka pada kemasan belum tentu menjadi harga jual yang benar-benar diterima konsumen. Di India, label box dan harga ritel sering kali tidak sepenuhnya sama, sehingga harga resminya masih menyisakan tanda tanya.
Informasi yang beredar menyebut harga eceran Vivo X300 Ultra kemungkinan berada di kisaran Rs 1,59,999. Nilai itu juga disebut belum termasuk camera kit yang dijual terpisah, sehingga total biaya kepemilikan bisa lebih tinggi.
Pendekatan seperti ini menunjukkan bahwa Vivo masih menempatkan seri Ultra sebagai ponsel yang sangat menonjolkan kemampuan fotografi. Sebagai pembanding, kit teleconverter Zeiss untuk Vivo X300 Pro dibanderol Rs 20,999, sehingga aksesori untuk X300 Ultra diperkirakan bisa berada di sekitar Rs 30,000.
Bocoran tersebut juga muncul hanya beberapa hari sebelum peluncuran resminya di India. Vivo dijadwalkan memperkenalkan X300 Ultra pada 6 Mei 2026 bersama Vivo X300 FE, membuat rumor harga ini semakin menarik untuk diikuti.
Selain harga, kemasan ritel juga mengungkap identitas perangkat lewat model number V2562. Di label yang sama tercantum dimensi 162.9 x 76.8 x 8.4mm, yang membuat X300 Ultra sedikit lebih pendek dan lebih tipis daripada Vivo X200 Ultra.
Perbandingan itu memperlihatkan bahwa Vivo tetap mempertahankan bodi besar, tetapi mencoba membuatnya sedikit lebih ramping. Bocoran spesifikasi dari tipster yang sama juga mengarah pada kesamaan besar antara versi India dan varian China.
Di sisi tampilan, Vivo X300 Ultra disebut membawa panel AMOLED 6,82 inci dengan resolusi 2K dan refresh rate 144Hz. Kombinasi ini menempatkannya di jalur yang jelas untuk pengalaman visual kelas atas, baik untuk multimedia maupun gaming.
Performa ponsel ini juga tidak dibuat setengah hati. Vivo X300 Ultra dikabarkan memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5, yang akan menempatkannya di jajaran tertinggi pasar Android flagship bila informasi tersebut sesuai dengan versi final.
Sorotan terbesar tetap datang dari sektor kamera. Bocoran menyebut konfigurasi kamera belakang berisi sensor utama 200MP LYT 901 dengan aperture f/1.9, kamera periskop 200MP Samsung HP0 10x dengan aperture f/2.67, serta kamera ultrawide 50MP Sony LYT818 dengan aperture f/2.0.
Di bagian depan, perangkat ini disebut membawa kamera selfie 50MP. Susunan tersebut kembali menegaskan bahwa seri Ultra masih mengandalkan kamera sebagai daya tarik utama, bukan sekadar spesifikasi pendukung.
Vivo juga sudah mengonfirmasi satu fitur kamera yang akan hadir lagi pada model ini, yaitu horizon-level stabilisation. Fitur itu berguna saat merekam video bergerak karena membantu menjaga stabilitas horizontal selama perekaman aksi, perjalanan, dan konten media sosial.
Dari sisi daya tahan, X300 Ultra diperkirakan membawa baterai 6.600 mAh. Kapasitas besar ini dipadukan dengan fast charging kabel 100W dan wireless charging 40W, sehingga ponsel tetap mengincar kenyamanan penggunaan harian di kelas premium.
Perangkat ini juga diperkirakan mempertahankan sertifikasi IP68/IP69. Bobotnya disebut berada di kisaran 237 gram, jadi perangkat ini tetap tergolong besar dan berat, sejalan dengan baterai besar dan sistem kamera yang dibawanya.
Dengan semua detail itu, Vivo X300 Ultra tampak disiapkan sebagai flagship kamera yang agresif di kelas harga tertinggi. Untuk saat ini, angka Rs 1,99,999 di box dan perkiraan harga ritel Rs 1,59,999 menjadi dua poin yang paling ramai dibicarakan menjelang debut resminya di India.
Source: gadgets.beebom.com






