Vivo disebut mempertaruhkan kemampuan zoom hingga 10x pada satu modul periscope 200MP untuk X500 Ultra. Strategi ini menjadi krusial karena rencana penggunaan dua kamera periscope, termasuk lensa 10x khusus, kabarnya telah dihentikan.
Keberhasilan pendekatan tersebut kini bergantung pada sensor yang masih dipilih Vivo. Pembocor Digital Chat Station menyebut perusahaan menguji tiga ukuran sensor hingga Juli 2026, dengan konsekuensi berbeda terhadap kualitas gambar, ukuran modul, dan biaya produksi.
Satu Periscope untuk Zoom Tinggi
Vivo X500 Ultra disebut akan mengandalkan teknik zoom dalam sensor, serupa pendekatan yang digunakan pada X300 Ultra. Resolusi penuh 200MP akan dimanfaatkan untuk pemotongan gambar digital secara presisi demi menghasilkan zoom efektif yang diklaim setara optik hingga 10x.
Informasi yang dimuat gadget.viva.co.id menyebut prototipe dengan kamera zoom 10x khusus dihentikan pada Juni 2026. Dengan hanya satu periscope, perangkat dapat mengurangi kompleksitas mekanis serta jumlah komponen di dalam bodi.
Penyederhanaan itu juga berpotensi menekan risiko kegagalan perangkat keras yang muncul dari tambahan modul kamera. Namun, hasil zoom pada tingkat tinggi akan sangat ditentukan oleh kualitas sensor, terutama ketika gambar perlu dipotong dalam kondisi cahaya terbatas.
Tiga Ukuran Sensor dalam Pengujian
Opsi terbesar memakai sensor berukuran 1/1.12 inci dan menjadi pilihan paling agresif. Sensor ini berpotensi menangkap lebih banyak cahaya untuk pemotretan jarak jauh pada rentang zoom sekitar 5x hingga 10x.
Konsekuensinya, modul kamera belakang dapat menjadi lebih tebal dan menonjol. Biaya produksi juga berpeluang meningkat, meski dampak itu dinilai lebih mungkin diterima pada ponsel ultra-premium yang diperkirakan berharga di atas Rp20 juta.
| Ukuran Sensor | Posisi Pengujian | Dampak Utama |
|---|---|---|
| 1/1.12 inci | Opsi paling ambisius | Potensi cahaya dan zoom minim cahaya lebih baik, tetapi modul lebih tebal |
| 1/1.3 inci | Pilihan kompromi | Menyeimbangkan kamera, desain bodi, dan biaya komponen |
| 1/1.4 inci | Basis perangkat keras yang matang | Risiko teknis lebih rendah, tetapi berpotensi hanya menyamai pesaing |
Sensor 1/1.3 inci berada di posisi tengah dan dinilai menawarkan keseimbangan lebih baik. Ukuran ini dapat memberi peningkatan dari standar industri tanpa memaksa desain belakang perangkat menjadi terlalu besar.
Opsi 1/1.4 inci memakai basis yang sama dengan Samsung HP9 pada Xiaomi 17 Ultra. Jalur tersebut dapat menurunkan risiko pengembangan dan produksi, tetapi peluang Vivo untuk melampaui kemampuan rival juga menjadi lebih terbatas.
Jadwal Ultra Lebih Belakangan
Seri X500, X500 Pro, dan X500 Pro Max dijadwalkan meluncur pada September 2026. Sementara itu, X500 Ultra diperkirakan baru diperkenalkan pada kuartal pertama atau kuartal kedua 2027.
Jarak waktu peluncuran tersebut sejalan dengan keputusan sensor yang belum final. Komponen kamera perlu dikunci beberapa bulan sebelum perangkat memasuki tahap produksi massal.
Vivo disebut menargetkan debut serentak di Tiongkok dan pasar global untuk model Ultra. Pilihan akhirnya akan menentukan apakah X500 Ultra mengejar sensor terbesar, mengambil kompromi yang lebih seimbang, atau memakai solusi yang telah matang.
