Upaya Sam Bankman-Fried untuk membatalkan vonis penipuan dan hukuman penjara 25 tahun kembali kandas di pengadilan banding. Putusan ini membuat jalur hukum yang masih tersisa bagi pendiri FTX itu semakin sempit.
Panel tiga hakim di 2nd U.S. Circuit Court of Appeals di Manhattan memutuskan secara bulat bahwa bukti yang diajukan jaksa terhadap Bankman-Fried “was, conservatively stated, robust.” Hakim Barrington Parker juga menilai bahwa ketika ia meyakinkan pelanggan, investor, dan regulator bahwa dana nasabah FTX aman, ia justru memakai FTX sebagai “personal piggy bank.”
Argumen pembelaan ditolak
Pengadilan banding menolak klaim tim pembela bahwa Hakim Distrik AS Lewis Kaplan membatasi bukti yang ingin mereka ajukan. Salah satu inti pembelaan adalah keinginan untuk menunjukkan bahwa Bankman-Fried percaya FTX masih punya cukup dana untuk memenuhi penarikan pelanggan.
Majelis hakim menolak logika itu dengan merujuk pada preseden bahwa penipuan terjadi saat seseorang dibujuk menyerahkan uang atau properti, bahkan bila pelaku berniat mengembalikannya nanti. Parker menegaskan bahwa pelanggan FTX sudah menjadi korban sejak uang mereka dipindahkan ke Alameda, terlepas dari keyakinan Bankman-Fried bahwa dana itu mungkin bisa dikembalikan.
Runtuhnya FTX dan dakwaan besar
Bankman-Fried pernah menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh di sektor kripto sebelum FTX runtuh secara spektakuler pada 2022. Pada 2023, juri federal di Manhattan menyatakannya bersalah atas tujuh dakwaan pidana.
Jaksa dari kantor U.S. Attorney Manhattan mengatakan ia mencuri $8 miliar dari pelanggan FTX untuk menutup kerugian di hedge fund kripto miliknya, Alameda Research. Mereka menyebut skema itu sebagai “fraud of epic proportions.”
Di persidangan, Bankman-Fried mengakui ada kesalahan dalam pengelolaan FTX, tetapi membantah pernah mencuri dana. Ia sebelumnya mengaku tidak bersalah atas dua tuduhan penipuan dan lima tuduhan konspirasi yang dihadapinya.
Masih ada jalan, tetapi makin sempit
Pengacara Bankman-Fried belum langsung memberi komentar setelah putusan banding tersebut keluar. Mereka masih bisa meminta seluruh hakim aktif di 2nd Circuit meninjau kasus ini atau membawa perkara itu ke Mahkamah Agung AS.
Selain itu, Bankman-Fried juga sedang berupaya mendapatkan pengampunan dari Presiden Donald Trump, menurut Office of the Pardon Attorney di Departemen Kehakiman. Gedung Putih dan Departemen Kehakiman tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Bankman-Fried saat ini ditahan di penjara federal keamanan rendah dekat Santa Barbara, California. Ia disebut memenuhi syarat untuk bebas pada 2044.
Jejak putusan dan hukuman
Pada sidang vonis Maret 2024, Kaplan mengatakan Bankman-Fried tahu tindakannya salah tetapi “made a very bad bet about the likelihood of getting caught.” Tiga mantan deputinya juga mengaku bersalah dalam perkara ini dan bersaksi melawannya di persidangan.
Sebelum FTX ambruk, ia dikenal sebagai bintang yang sedang naik daun di industri kripto yang keras dan cepat berubah. Ia juga membangun reputasi publik lewat donasi besar di bidang filantropi dan politik sebelum kasus ini mengubah citranya secara drastis.







