Waze menyiapkan mode sepeda motor yang dirancang untuk memberi peringatan lebih relevan bagi pengendara roda dua. Lubang jalan, polisi tidur, dan hambatan lain akan menjadi perhatian sistem saat pengguna mendekati jalur tersebut.
Pembaruan ini juga menyesuaikan rekomendasi rute serta perkiraan waktu tiba atau ETA dengan karakter perjalanan motor. Langkah tersebut penting karena jalur yang dapat dilalui motor dan mobil tidak selalu sama.
Rute dan Risiko Jalan Dipertimbangkan
Dalam mode sepeda motor, Waze memanfaatkan AI untuk mempertimbangkan akses jalan serta pembatasan yang berlaku bagi kendaraan roda dua. Sistem kemudian mengolah informasi itu untuk menyarankan rute yang dinilai paling sesuai bagi perjalanan pengguna.
Kondisi jalan yang tampak ringan bagi mobil dapat memberi dampak lebih besar kepada pengendara motor. Karena itu, peringatan mengenai potensi gangguan di depan dapat membantu pengguna bersiap sebelum mencapai titik tersebut.
Mode ini tidak semata-mata ditujukan untuk mencari jalan lebih singkat. Waze juga berupaya membuat ETA lebih mencerminkan kondisi rute yang memang bisa dilewati sepeda motor.
| Fitur | Fungsi | Ketersediaan |
|---|---|---|
| Mode sepeda motor | Menyesuaikan rute, ETA, dan peringatan bahaya | 7 negara |
| Less chatty | Mengurangi instruksi suara yang tidak perlu | Global di Android dan iOS |
| Personalized Navigation | Mempelajari kecenderungan rute pengguna | Melalui pengaturan aplikasi |
Mulai Tersedia di Tujuh Negara
Menurut Liputan6 yang mengutip 9to5Google, mode sepeda motor Waze mulai tersedia di Argentina, Brasil, Kolombia, Malaysia, Meksiko, Peru, dan Filipina. Waze menyatakan ketersediaannya akan diperluas ke negara lain pada tahap berikutnya.
Belum ada informasi mengenai jadwal peluncuran fitur tersebut di Indonesia. Meski demikian, kehadirannya di Malaysia dan Filipina menunjukkan pengembangan mode ini sudah menjangkau pasar Asia Tenggara.
Panduan Suara Tidak Lagi Terlalu Ramai
Selain mode khusus roda dua, Waze menggulirkan pengaturan suara bernama Less chatty untuk pengguna Android dan iOS di seluruh dunia. Fitur ini mengurangi frekuensi arahan verbal agar perjalanan tidak dipenuhi notifikasi suara.
Pengurangan instruksi tidak berarti panduan utama dihilangkan. Aplikasi tetap menyampaikan informasi penting, termasuk arah belokan, perubahan lajur, dan peringatan bahaya di rute perjalanan.
Pengaturan tersebut dapat membantu pengguna yang mendengarkan musik atau podcast selama berkendara. Pengemudi tetap menerima informasi navigasi yang krusial tanpa terlalu banyak interupsi.
Rekomendasi Dapat Mengikuti Kebiasaan
Waze turut memperkenalkan Personalized Navigation, yang mempelajari pilihan rute berdasarkan perjalanan sebelumnya. Bila pengguna lebih sering memilih jalan tol daripada jalan arteri, aplikasi dapat memprioritaskan rekomendasi yang sejalan dengan kebiasaan itu.
Pengguna tetap memegang kendali atas rute yang dipilih. Rute alternatif masih dapat digunakan, sementara personalisasi dapat dinonaktifkan melalui menu pengaturan.
Pembaruan lain mencakup Conversational Reporting yang didukung Gemini untuk pelaporan kondisi lalu lintas secara lebih alami melalui suara. Pengguna juga dapat mengusulkan pembaruan peta, seperti jalan yang ditutup atau alamat yang sudah tidak akurat.
Usulan tersebut tidak langsung mengubah peta karena akan diperiksa terlebih dahulu oleh editor peta lokal. Sementara itu, pencarian suara berbasis Gemini yang dapat menemukan kedai kopi buka, parkir terdekat, atau SPBU dengan harga bahan bakar termurah masih tersedia bagi komunitas beta Waze.
