Pilihan Chicago White Sox di urutan pertama menjadi salah satu keputusan paling aman pada hari pembuka 2026 MLB draft. Roch Cholowsky dipilih di No. 1 karena dinilai punya risiko lebih rendah dibanding Grady Emerson dan Vahn Lackey, sekaligus berpeluang lebih cepat sampai ke liga utama.
Penilaian terhadap Cholowsky juga cukup tinggi. Sejumlah pencari bakat melihatnya sebagai kandidat shortstop reguler, dengan peluang sesekali menjadi All-Star, bahkan bisa mencapai level besar secepat akhir 2027.
White Sox memilih jalur paling aman di puncak draft
Di antara tiga nama teratas, Cholowsky dianggap sulit dibantah saat hari pemilihan tiba. Profilnya disebut bisa langsung memberi stabilitas bagi organisasi yang mencari pemain tengah infield dengan proyeksi jelas.
Beberapa evaluator bahkan membandingkan gaya permainannya dengan Dansby Swanson dan Alex Bregman. Perbandingan itu muncul karena kombinasi kemampuan bertahan dan potensi kontribusi serangannya dipandang cukup lengkap.
Tiga pilihan putaran pertama yang paling menarik perhatian
| Pemain | Tim | No. Pilihan | Catatan Utama |
|---|---|---|---|
| Eric Booth Jr. | Baltimore Orioles | 7 | Upside terbesar, berpotensi berkembang menjadi tipe 30/30 di center field |
| Jared Grindlinger | Los Angeles Angels | 12 | Pemain sekolah menengah berisiko tinggi, bisa bermain di outfield dan melempar |
| Jacob Lombard | Miami Marlins | 14 | Perangkat kemampuan kelas All-Star dengan risiko gagal khas pemain SMA |
Eric Booth Jr. disebut memiliki langit-langit tertinggi di kelas ini. Namun, beberapa tim masih berhati-hati karena mekanisme timing dan gerakan tangannya ke zona pukul dinilai perlu pembenahan.
Jared Grindlinger menarik perhatian karena Angels memilih pemain sekolah menengah dengan upside besar di putaran pertama untuk pertama kalinya sejak Jordyn Adams. Banyak penilai liga melihatnya sebagai opsi dua arah untuk sementara, apalagi ia melempar dengan tangan kiri dan bisa mencapai kecepatan 97 mph.
Jacob Lombard juga masuk kategori berisiko besar tetapi berhadiah besar. Ia punya kecepatan di atas rata-rata, dapat bertahan di shortstop, dan membawa power plus-plus, meski risiko strikeout-nya juga tinggi untuk ukuran pemain sekolah menengah.
Beberapa pilihan lain terasa lebih rumit dari perkiraan
Atlanta Braves diperkirakan akan mendapat AJ Gracia dengan harga di bawah slot di urutan kesembilan, lalu Carter Beck juga dinilai bisa datang lebih murah dari slot di urutan 26. Nilai keduanya sangat bergantung pada seberapa besar penghematan bonus yang berhasil didapat Braves.
Gracia sempat terganggu cedera bahu musim ini dan berada di urutan ke-24 dalam papan akhir analisis Kiley McDaniel, sehingga posisinya tidak mudah ditebak. Beck sendiri sempat melonjak dalam pembicaraan menjelang draft, tetapi masih diproyeksikan bisa turun ke akhir ronde kedua.
Braves juga dinilai agresif dalam beberapa keputusan lain yang menyasar pemain muda dengan tuntutan bonus besar. Setelah Kaiden McCarthy, mereka mengambil Jensen Hirschkorn, lalu di ronde keempat memilih Cole Dennis.
Nama-nama yang layak dipantau pada Hari 2
Trevor Condon disebut sebagai kandidat steal terbesar karena sejak lama dipandang sebagai pemain sekolah menengah yang sangat aman dan berpeluang besar menjadi pemain liga utama. ESPN bahkan membandingkan profilnya dengan Kevin McGonigle dari draft 2023.
Nama lain yang ikut disorot adalah Ace Reese, Logan Hughes, Justin Lebron, dan Jack Radel. Reese dan Hughes dinilai punya power yang bagus dan bisa bergerak cepat, Lebron membawa upside besar dengan ayunan serta pendekatan yang masih bisa diperbaiki, sedangkan Radel bisa naik kelas menjadi starter rotasi jika kecepatannya bertambah.
Dengan banyaknya pemain muda yang masih tersisa, Hari 2 masih membuka ruang bagi tim yang ingin mengejar nilai. ESPN menilai draft ini sudah menunjukkan bahwa beberapa nama yang semula diproyeksikan lebih tinggi bisa terus meluncur jika pasar tidak sepakat dengan harga mereka.
Daftar terbaik yang masih tersedia untuk Hari 2
| Peringkat | Pemain | Posisi | Komitmen |
|---|---|---|---|
| 40 | Archer Horn | SS | Stanford |
| 49 | Sean Dunlap | C | Tennessee |
| 59 | Blake Bowen | CF | Oregon State |
| 72 | James Tronstein | SS | Vanderbilt |
| 79 | Martin Shelar | CF | Mississippi State |
| 80 | Dominic Santarelli | LF | LSU |
| 81 | Joseph Contreras | RHP | Vanderbilt |
| 84 | Malachi Washington | CF | LSU |
| 85 | Alex Weingartner | CF | Penn State |
| 86 | Bo Holloway | LHP | Vanderbilt |
| 90 | Gunner Skelton | SS | Vanderbilt |
| 92 | Will Gasparino | CF | UCLA |
| 93 | Bryce Hill | RHP | Stanford |
| 96 | Gary Morse | RHP | Tennessee |
| 99 | Denton Lord | RHP | Mississippi State |
| 100 | Jason Amalbert | SS | Oklahoma |
Daftar tersebut menunjukkan bahwa masih ada banyak talenta kampus yang tersedia untuk diperebutkan. Karena kelas setelah enam pemain teratas dinilai tidak terlalu kuat, ESPN menyebut sejumlah tim lebih agresif mengejar pemain yang meminta uang di bawah slot pada akhir putaran pertama.
Source: www.espn.com






