Jejak Darah di Apartemen Hamamatsu Mengarah ke Misteri Baru Setelah WNI 20 Tahun Tewas Ditikam

Seorang warga negara Indonesia berusia 20 tahun ditemukan dalam kondisi kritis di sebuah apartemen di Kota Hamamatsu, Prefektur Shizuoka, Jepang, sebelum akhirnya meninggal di rumah sakit. Polisi menduga kuat korban menjadi sasaran penikaman karena ditemukan sejumlah luka akibat benda tajam pada tubuhnya.

Kematian Keiko Altaira Hanafi kini menjadi perhatian aparat setempat karena penyelidik masih menelusuri hubungan antara kejadian di apartemen dan seorang pria yang tewas tertabrak kereta tidak jauh dari lokasi tersebut. Dua peristiwa itu terjadi dalam rentang waktu yang berdekatan dan sama-sama melibatkan sosok pria berpakaian hitam.

Petunjuk dari saksi dan jejak darah

Kasus ini terungkap setelah seorang tetangga menghubungi layanan darurat usai mendengar teriakan dari unit apartemen korban. Saksi itu juga melihat seorang pria berpakaian hitam meninggalkan area apartemen sesaat setelah insiden berlangsung.

Petunjuk lain datang dari seorang pria berusia sekitar 70 tahun yang mengaku melihat tetesan darah dari depan pintu apartemen hingga ke area parkir gedung. Temuan itu memperkuat dugaan bahwa kekerasan terjadi di dalam atau di sekitar unit tempat korban tinggal bersama kedua orang tuanya.

Polisi fokus menelusuri pelaku

Petugas kepolisian menemukan korban sekitar pukul 11.40 waktu setempat setelah menerima informasi dari warga sekitar. Pemeriksaan awal menunjukkan adanya luka-luka tajam yang menjadi dasar dugaan penikaman, meski penyebab pasti kematian masih didalami melalui penyelidikan lanjutan.

Hingga kini polisi belum mengungkap identitas pelaku maupun motif di balik serangan tersebut. Aparat masih mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan saksi untuk menyusun ulang kronologi kejadian di apartemen Hamamatsu.

Insiden kereta menambah lapisan misteri

Pada waktu yang hampir bersamaan, polisi juga menangani laporan seorang pria yang tewas setelah tertabrak kereta di jalur JR Tokaido, yang lokasinya tidak jauh dari apartemen korban. Masinis melaporkan melihat seorang pria berpakaian hitam melompati pagar pembatas sebelum tertabrak kereta.

Karena ada kemiripan dengan sosok yang terlihat meninggalkan apartemen, penyidik kini memeriksa kemungkinan bahwa kedua kejadian itu saling berkaitan. Polisi masih menelusuri identitas pria yang tewas di jalur kereta sambil memastikan apakah ia memiliki hubungan dengan penikaman yang menewaskan WNI tersebut.

Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan aktif oleh aparat setempat di Hamamatsu. Sejumlah keterangan saksi dan temuan awal di lokasi kejadian menjadi kunci untuk menjawab apakah dua insiden itu memang berasal dari rangkaian peristiwa yang sama.

Source: www.medcom.id
Berita Terkait