Puncak ibadah haji 1447 H/2026 M sudah memiliki penanda waktu yang jelas. Berdasarkan jadwal resmi yang dirilis Kementerian Haji dan Umrah, wukuf di Arafah akan jatuh pada 26 Mei 2026, disusul Iduladha pada 27 Mei 2026 dan Hari Tasyrik pada 28 hingga 30 Mei 2026.
Rangkaian ini menjadi titik paling penting dalam seluruh perjalanan haji karena menentukan alur ibadah dan pergerakan jemaah di Arab Saudi. Dengan jadwal yang sudah tersusun, calon jemaah dapat membaca sejak awal kapan fase keberangkatan, perpindahan, puncak ibadah, hingga pemulangan akan berlangsung.
Puncak ibadah jadi patokan utama
Di antara seluruh agenda yang tercantum, wukuf di Arafah menempati posisi paling menentukan. Momen tersebut dipandang sebagai puncak ibadah haji dan menjadi bagian yang paling dinanti oleh seluruh jemaah.
Sehari setelahnya, jemaah memasuki Iduladha 1447 H pada 27 Mei 2026. Setelah itu, rangkaian berlanjut ke Hari Tasyrik yang berlangsung selama tiga hari, yaitu 28, 29, dan 30 Mei 2026.
Urutan ini penting karena setiap tahap memengaruhi kesiapan fisik dan mobilitas jemaah. Karena itu, jadwal resmi memberi gambaran yang lebih terang tentang kapan jemaah harus berada dalam fase ibadah tertentu.
Keberangkatan dibagi dalam dua gelombang
Kementerian Haji dan Umrah membagi keberangkatan jemaah haji Indonesia ke dalam dua gelombang. Pembagian ini dibuat agar arus kedatangan jemaah ke Arab Saudi tetap tertib dan teratur.
Gelombang I dijadwalkan masuk asrama haji pada 21 April 2026. Keberangkatan dari Tanah Air menuju Madinah dimulai pada 22 April 2026, lalu berlanjut hingga 6 Mei 2026.
Sementara itu, gelombang II mulai diberangkatkan dari Tanah Air ke Jeddah pada 7 Mei 2026. Jalur ini menjadi tahapan berikutnya setelah gelombang pertama berjalan sesuai rencana.
Tanggal-tanggal yang perlu dicatat jemaah
Jadwal resmi memuat sejumlah titik waktu yang menjadi penanda penting dalam pergerakan jemaah. Setiap tanggal punya fungsi berbeda, mulai dari keberangkatan awal, perpindahan kota, hingga kepulangan ke Indonesia.
Berikut urutannya:
- 21 April 2026: Jemaah masuk asrama haji.
- 22 April 2026: Awal pemberangkatan gelombang I ke Madinah.
- 1 Mei 2026: Pemberangkatan gelombang I dari Madinah ke Makkah.
- 6 Mei 2026: Akhir pemberangkatan gelombang I ke Madinah.
- 7 Mei 2026: Awal pemberangkatan gelombang II ke Jeddah.
- 21 Mei 2026: Akhir pemberangkatan gelombang II ke Jeddah dan penutupan kedatangan di Bandara KAIA Jeddah.
- 25 Mei 2026: Pemberangkatan jemaah dari Makkah ke Arafah.
- 26 Mei 2026: Wukuf di Arafah.
- 27 Mei 2026: Iduladha 1447 H.
- 28–30 Mei 2026: Hari Tasyrik I, II, dan III.
- 1 Juni 2026: Awal pemulangan gelombang I ke Tanah Air dan awal kedatangan gelombang I di Tanah Air.
- 30 Juni 2026: Akhir pemulangan gelombang II ke Tanah Air.
- 1 Juli 2026: Akhir kedatangan gelombang II di Tanah Air.
Pemulangan disusun bertahap
Setelah seluruh rangkaian puncak ibadah selesai, jemaah tidak kembali secara bersamaan. Pemulangan dilakukan bertahap agar alurnya tetap tertib dan sesuai dengan pembagian gelombang sejak awal.
Gelombang I mulai dipulangkan pada 1 Juni 2026, sekaligus menandai awal kedatangan gelombang I di Tanah Air. Gelombang II menyusul hingga penutupan operasional pada 1 Juli 2026, ketika kedatangan gelombang II di Indonesia juga berakhir.
Pola ini menunjukkan bahwa jadwal keberangkatan dan kepulangan saling terkait rapat. Masa operasional haji tahun ini berlangsung selama 30 hari, dengan masing-masing gelombang diperkirakan berjalan sekitar 15 hari.
Jadwal resmi membantu jemaah menyusun persiapan
Dokumen rencana perjalanan ini menjadi acuan utama bagi calon jemaah Indonesia. Informasi di dalamnya membantu jemaah menyesuaikan kesiapan fisik, kebutuhan logistik, dan urusan administrasi sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Dengan urutan yang sudah jelas, jemaah bisa memahami tahap mana yang paling dekat, kapan harus bersiap berpindah tempat, dan kapan memasuki fase ibadah utama. Kementerian Haji dan Umrah juga mengingatkan agar jemaah terus memantau informasi terbaru serta menjaga kondisi fisik menjelang keberangkatan ke Arab Saudi.
Source: www.medcom.id