Huajing S Tawarkan 235 Km Listrik Murni, Kabin Huawei Ini Bikin Pasar Indonesia Menoleh

Author: Redaksi Android62

Wuling Huajing S menonjol karena membawa jarak tempuh listrik murni hingga 235 km dan kabin digital yang sarat teknologi Huawei. Kombinasi ini membuat SUV tersebut langsung masuk radar penggemar elektrifikasi premium, termasuk di Indonesia.

Mobil ini hadir sebagai SUV flagship hasil kolaborasi SAIC-GM-Wuling dan Huawei. Setelah diperkenalkan di Auto China di Beijing pada April lalu, Huajing S juga dipamerkan Wuling Malaysia di Kuala Lumpur International Mobility Show.

Kabin dan wajah mobil digarap dengan sentuhan Huawei

Huawei tidak hanya terlibat sebagai nama besar dalam pemasaran, tetapi juga berperan lewat model Huawei Inside atau HI Plus. Pengaruh itu terlihat pada desain bagian depan yang menggabungkan lampu utama dan bilah cahaya LED memanjang.

Tampilan tersebut memberi kesan futuristis dan tegas. Karakter itu selaras dengan posisinya sebagai SUV premium tiga baris yang menyasar keluarga besar dan pengguna yang menginginkan citra lebih mewah.

Dimensi besar untuk ruang yang lebih lapang

Huajing S dibangun dengan ukuran bodi yang besar, yakni panjang 5.235 mm dan wheelbase 3.105 mm. Dimensi ini menjadi salah satu modal utamanya untuk menawarkan kabin yang lega.

Konfigurasi tiga baris juga memperkuat orientasinya sebagai SUV yang mengutamakan kenyamanan penumpang. Dengan paket seperti ini, Huajing S diposisikan bukan sekadar sebagai kendaraan elektrifikasi, melainkan juga kendaraan keluarga berkelas.

Teknologi plug-in hybrid dengan tenaga besar

Di sektor penggerak, Huajing S memakai teknologi plug-in hybrid electric vehicle atau PHEV. Mesin empat silinder turbo 1.500 cc yang digunakan menghasilkan tenaga 143 PS dan torsi 220 Nm.

Mesin itu dipadukan dengan motor listrik depan yang mampu menghasilkan tenaga sampai 272 PS dan torsi 310 Nm. Seluruh tenaga disalurkan melalui Dedicated Hybrid Transmission atau DHT untuk mengoptimalkan kerja sistem hybrid.

Jarak tempuh listrik murni jadi nilai jual utama

Wuling menyediakan dua pilihan baterai LFP untuk Huajing S. Opsi pertama berkapasitas 31 kWh pada model FWD dengan jarak tempuh listrik murni 200 km.

Opsi kedua memakai baterai 41,9 kWh dan mampu membawa mobil melaju sejauh 235 km dalam mode listrik murni. Angka ini menjadi salah satu daya tarik terbesar karena memberi ruang penggunaan harian tanpa terlalu sering mengandalkan mesin bensin.

Isi ulang cepat, layar besar, dan fitur bantuan berkendara

Huajing S juga mendukung pengisian cepat DC hingga 3,5C atau sekitar 145 kW. Dari 10 hingga 70 persen, pengisian disebut hanya memerlukan 14,5 menit.

Di dalam kabin, teknologi Huawei kembali tampil dominan melalui layar instrumen 8,8 inci dan layar sentuh hiburan 15,6 inci. Keduanya berjalan dengan HarmonySpace 5, versi otomotif dari HarmonyOS 5.

Fitur standar lainnya adalah Huawei Qiankun ADS Pro. Sistem ini memanfaatkan susunan lidar dan kamera di bagian atas kaca depan untuk mendukung berbagai fitur bantuan pengemudi.

Indonesia masih sebatas kemungkinan

Untuk pasar Indonesia, kehadiran Huajing S belum memiliki kepastian. Informasi yang beredar masih sebatas spekulasi dan keputusan resmi tetap menunggu langkah Wuling.

Namun, jika minat terhadap SUV premium elektrifikasi terus tumbuh, Huajing S berpeluang masuk daftar model global Wuling yang dibawa ke Indonesia. Bila itu terjadi, model ini akan berhadapan dengan sejumlah rival seperti BYD Sealion 8 DM-i, Jetour T2 i-DM, serta beberapa model hybrid dan PHEV dari merek Jepang maupun Tiongkok.

Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru