Wuling Siapkan SUV Premium Baru, Bocoran Huajing S Buka Banyak Tanda Tanya

Author: Redaksi Android62

Wuling disebut tengah menyiapkan kejutan besar untuk pasar Indonesia dengan membawa empat model baru dalam beberapa bulan ke depan. Dari seluruh kandidat yang beredar, satu model mewah menjadi sorotan karena identitasnya belum diumumkan secara gamblang.

Pembicaraan paling kuat mengarah ke SUV premium yang di pasar China dikenal sebagai Baojun Huajing S. Model ini masih sangat baru karena baru diperlihatkan ke publik pada April lalu, sehingga peluangnya untuk masuk ke Indonesia masih terbuka lebar.

Kapasitas besar dan orientasi praktis

Huajing S bukan SUV kecil. Mobil ini berukuran bongsor, bisa menampung hingga 7 penumpang, dan membawa bagasi 423 liter yang dapat diperluas menjadi 1.268 liter saat jok belakang dilipat rata.

Untuk kebutuhan harian, Wuling menawarkan beberapa varian PHEV dengan jarak tempuh listrik murni yang berbeda, yakni 200 km, 235 km, dan 255 km. Varian 235 km menjadi yang paling menonjol karena hadir sebagai 4WD Qiankun Premium Edition dengan penggerak empat roda.

Ada juga varian termurah bernama Enjoy Edition yang diklaim lebih hemat bensin, dengan konsumsi 5,98 liter per 100 km. Kombinasi ini menunjukkan bahwa calon model premium Wuling tidak hanya mengejar tampilan mewah, tetapi juga efisiensi dan fleksibilitas.

Model yang Disorot Jenis Catatan Utama
Baojun Huajing S SUV premium PHEV Baru diperkenalkan April lalu, jadi kandidat kuat untuk pasar Indonesia
Aira EV Mobil listrik kompak Diduga menggantikan Air EV setelah beberapa tahun dijual
Starlight L SUV 6-seater Disebut sebagai SUV 6-seater pertama yang dikembangkan Wuling

Bukan sekadar penyegaran biasa

Yang membuat identitas model premium ini sulit ditebak adalah lini Wuling yang kini jauh lebih beragam. Karena itu, dugaan yang muncul bukan hanya soal penyegaran model lama, melainkan langkah baru untuk masuk ke kelas yang selama ini tidak identik dengan merek tersebut.

Di ekosistem SGMW, Baojun bukan nama asing. Di Indonesia, merek ini punya jejak lewat produk yang kemudian hadir sebagai Almaz dan Cortez, sehingga kemungkinan penggunaan basis atau rebadge dinilai masuk akal.

Soal perakitan, belum ada kepastian apakah model baru itu akan masuk sebagai CBU atau dirakit lokal. Biasanya mobil mewah memang diimpor langsung, tetapi Wuling memiliki pola berbeda karena sejumlah modelnya di Indonesia juga dirakit lokal.

Dalam konteks itu, ada dugaan model premium tersebut akan mengikuti jejak Almaz, Alvez, dan Eksion. Namun sampai sekarang belum ada konfirmasi resmi mengenai model mana yang akan dipilih maupun apakah ada penyesuaian fitur untuk pasar Indonesia.

Portofolio Wuling masih terus melebar

Selain model premium tersebut, Wuling juga disebut menyiapkan SUV anyar dan mobil listrik kompak yang diduga kuat sebagai Aira EV. Jika benar, model ini berpotensi menggantikan Air EV, meski harapannya tetap mempertahankan banderol yang terjangkau agar tetap kompetitif di pasar.

Di sisi lain, satu model lain yang ikut disebut adalah mobil 6-seater yang diduga sebagai Starlight L. Kehadirannya mempertegas bahwa Wuling tampaknya sedang memperluas portofolio dengan lebih banyak model Starlight setelah meluncurkan Darion dan Eksion.

Dengan daftar calon model yang cukup beragam, arah strategi Wuling di Indonesia tampak makin agresif. Namun sampai ada pengumuman resmi, identitas mobil mewah baru itu tetap menjadi teka-teki yang paling menarik perhatian.

Berita Terbaru