Xbox Siapkan Skema Cicilan Baru, Upaya Baru Menahan Harga Konsol yang Makin Berat

Author: Redaksi Android62

Xbox dilaporkan tengah menyiapkan skema bayar cicil agar konsol dan produk di ekosistemnya lebih mudah dijangkau. Bocoran ini menguat di tengah tekanan biaya perangkat keras yang terus naik, terutama akibat kelangkaan storage dan memory.

Isyarat arah baru itu juga sejalan dengan pernyataan CEO Xbox, Asha Sharma, yang menyinggung kebutuhan untuk menjaga ekosistem gim tetap terjangkau. Sharma bahkan sempat menyebut perlunya model bisnis yang benar-benar berbeda untuk menekan biaya hardware.

Program yang ditemukan di sisi backend

Informasi soal skema baru ini datang dari Better xCloud, layanan yang memantau backend cloud gaming dan kerap menemukan perubahan yang belum diumumkan. Dari sana muncul nama program “Buy what you love and pay later”, lengkap dengan opsi pembayaran melalui PayPal dan Klarna.

Pada opsi PayPal, pengguna disebut bisa memilih empat pembayaran dua mingguan tanpa bunga atau menyebar pembayaran hingga 24 bulan. Skema ini memberi fleksibilitas lebih besar bagi pembeli yang ingin menunda beban biaya awal.

Klarna menawarkan pola berbeda dengan total pembayaran dibagi menjadi tiga kali. Pembayaran pertama dilakukan saat pembelian, lalu dua pembayaran berikutnya menyusul setiap 30 hari.

Tekanan biaya dan kebutuhan membuat konsol lebih terjangkau

Bocoran ini muncul saat Xbox masih menghadapi pasar yang menantang. Penjualan yang melemah membuat Asha Sharma ingin menghidupkan kembali minat pada Series X, Series S, dan Project Helix yang akan datang.

Dalam wawancara dengan Fortune, Sharma mengakui bahwa banyak konsumen tidak mampu mengeluarkan ribuan dolar untuk sebuah konsol. Pernyataan itu memperjelas mengapa Xbox tampak mencari cara baru agar pintu masuk ke ekosistemnya tidak terlalu berat bagi pembeli.

Project Helix, cloud gaming, dan pilihan bagi pemain

Project Helix juga ikut terdampak tekanan biaya komponen. Sistem berbasis cloud gaming disebut sebagai salah satu jalan keluar karena tidak membutuhkan SSD besar atau komponen mahal lainnya.

Namun, tidak semua pemain bersedia beralih ke model seperti itu. Sebagian gamer tetap menginginkan permainan berbasis disk dan performa tinggi, sehingga cicilan untuk konsol Xbox yang sudah ada bisa menjadi opsi yang lebih menarik bagi kelompok ini.

Better xCloud juga belum memastikan apakah program buy now, pay later itu akan berlaku untuk konsol Xbox, gim, atau seluruh produk di Microsoft Store. Karena itu, temuan tersebut masih harus dibaca sebagai petunjuk arah layanan, bukan pengumuman fitur yang sudah pasti berlaku luas.

Bayangan All Access masih terasa

Skema baru ini mengingatkan pada program All Access yang kini sudah dihentikan. Dalam program tersebut, gamer membayar Series X atau Series S selama 24 bulan, dengan biaya yang sudah mencakup Game Pass.

Tujuan utamanya bukan memberi diskon harga konsol, melainkan membuat pembayaran lebih fleksibel. Pola yang serupa tampak berpotensi kembali lewat layanan cicilan baru, meski tetap membawa risiko umum pada layanan bayar nanti.

Bagi sebagian pembeli, pendekatan seperti ini bisa membuat konsol terasa lebih mudah dijangkau di tengah harga yang terus menanjak. Namun, pengguna yang tidak berhati-hati juga bisa cepat menumpuk utang bila pembayaran tidak dikelola dengan baik.

Source: www.notebookcheck.net
Berita Terbaru