Xiaomi Kunlun Muncul Lebih Jelas Di Jalan, Siap Masuk Kelas SUV Tujuh Penumpang Bersama Li Auto L9

Author: Redaksi Android62

Kemunculan Xiaomi Kunlun di jalan umum China langsung memberi sinyal bahwa pabrikan ini tidak lagi hanya bermain di segmen mobil listrik murni. Model EREV perdananya itu terlihat diuji berdampingan dengan Li Auto L9, dan kombinasi tersebut membuat arah pengembangan Kunlun makin mudah dibaca.

Kehadiran L9 dalam sesi pengujian itu bukan detail kecil. Di pasar Tiongkok, Li Auto L9 sudah menjadi salah satu acuan utama di kelas crossover EREV full-size, sehingga kemunculannya di sisi mobil uji Xiaomi menguatkan dugaan bahwa Kunlun diposisikan untuk bertarung di segmen yang sama.

SUV besar tujuh penumpang

Kunlun disebut sebagai SUV full-size dengan tiga baris kursi dan kapasitas tujuh penumpang. Model ini juga dikabarkan akan meluncur pada tahun ini, menandai langkah baru Xiaomi di luar lini mobil listrik murni yang selama ini paling identik dengan merek tersebut.

Nama Kunlun sendiri belum tentu dipakai sebagai nama dagang final. Ada indikasi model ini akan dipasarkan sebagai Xiaomi YU9, meski penamaan resminya belum diumumkan.

Arah desain mulai terlihat

Kamuflase yang semakin tipis membuat beberapa bagian desain Kunlun mulai terbaca. Bagian depan memakai fascia tertutup khas kendaraan energi baru, lampu utama berbentuk kotak, intake udara model trapesium, dan ventilasi di kedua sisi bumper.

Kap mesinnya tampak tinggi dan memberi kesan kokoh seperti SUV besar pada umumnya. Di atap, terlihat sensor LiDAR yang mengarah pada fokus sistem bantuan berkendara canggih.

Profil samping mengarah ke SUV keluarga besar

Dari sisi samping, Kunlun memperlihatkan gagang pintu semi tersembunyi, pelek besar multi-spoke, serta pijakan kaki elektrik. Unsur-unsur itu mempertegas kesan SUV keluarga berukuran besar yang tidak sekadar mengandalkan tampilan gagah.

Bahasa desain lampu depannya juga tampak mengikuti identitas visual Xiaomi. Ada elemen memanjang di bagian tengah, sementara bodinya memakai fender lebar dan garis atap yang sedikit melandai.

Siap masuk kelas yang sudah padat pemain

Ukuran resminya memang belum dipublikasikan, tetapi panjang mobil ini diperkirakan berada di kisaran 5,2 meter. Dengan proporsi seperti itu, Kunlun jelas masuk kelas SUV besar tiga baris yang sudah lebih dulu diisi model-mapal.

Posisi itu membuat Li Auto L9 menjadi pembanding yang wajar. L9 dikenal sebagai model yang membuka jalan bagi segmen crossover EREV full-size sejak 2022, lalu menarik perhatian konsumen maupun pabrikan lain.

Baterai besar jadi daya tarik utama

Di sisi teknis, informasi yang beredar sebelumnya menyebut SUV EREV Xiaomi ini akan memakai baterai berkapasitas lebih dari 70 kWh. Untuk model EREV, angka tersebut tergolong besar dan langsung menjadi salah satu poin paling menonjol dari proyek ini.

Dengan baterai itu, jarak tempuh mode listrik murni diklaim bisa melampaui 400 km. Jika spesifikasi tersebut masuk ke versi produksi, Xiaomi akan menawarkan SUV EREV yang sangat menonjol pada penggunaan listrik murni untuk perjalanan harian.

Langkah baru Xiaomi di pasar NEV

Sebelum foto terbaru beredar, Kunlun beberapa kali terlihat masih dibalut kamuflase tebal. Kini, bentuk bodi dan sejumlah elemen desain utamanya mulai memperjelas arah model ini sebagai calon SUV andalan Xiaomi di kelas yang lebih besar.

Masuknya Xiaomi ke segmen EREV full-size juga menunjukkan perluasan strategi di pasar NEV. Setelah membangun perhatian lewat produk lain, Xiaomi kini tampak menyiapkan model keluarga besar dengan fleksibilitas jarak tempuh yang lebih luas, meski spesifikasi lengkap, dimensi resmi, dan nama finalnya masih menunggu pengumuman lanjutan.

Source: otodriver.com
Berita Terbaru