Xiaomi Tahan Laju Seri Mix Flip, Penerus Ketiganya Makin Tak Pasti

Author: Redaksi Android62

Kabar yang paling menyita perhatian dari lini ponsel lipat Xiaomi saat ini adalah sinyal bahwa Mix Flip tidak akan berlanjut ke generasi berikutnya. Jika informasi itu bertahan, maka peluang hadirnya Mix Flip 3 terlihat semakin kecil dan seri flip kompak Xiaomi bisa berhenti lebih cepat dari yang diperkirakan.

Isu ini muncul setelah percakapan di Weibo yang kemudian memicu ramai pembicaraan di kalangan pengamat teknologi. Seorang pengguna menanyakan kemungkinan Xiaomi merilis ponsel lipat kompak baru tahun ini, lalu tipster Digital Chat Station menjawab singkat bahwa Xiaomi telah menghentikan pengembangan seri Mix Flip.

Sampai saat ini, Xiaomi belum memberikan konfirmasi resmi mengenai kabar tersebut. Karena itu, situasinya masih membuka ruang bagi perubahan strategi, meski arah yang beredar di publik justru makin condong ke penghentian lini itu.

Pasar flip belum cukup besar

Langkah seperti ini tidak lepas dari kondisi pasar ponsel lipat bergaya flip yang masih terbatas. Segmen tersebut memang berkembang secara global, tetapi skalanya masih jauh lebih kecil dibandingkan ponsel konvensional.

Biaya produksi perangkat lipat, terutama model flip, juga masih tinggi. Harga jual ikut terdorong naik, sementara minat konsumen belum merata, sehingga perangkat semacam ini lebih menarik dari sisi desain daripada dari sisi bisnis massal.

Dalam situasi pasar yang masih berhitung seperti itu, keputusan untuk menahan laju satu lini produk menjadi lebih mudah dipahami. Produsen cenderung mempertimbangkan apakah sebuah seri benar-benar cukup kuat untuk terus dilanjutkan.

Xiaomi bukan satu-satunya yang melambat

Sikap hati-hati juga terlihat pada sejumlah merek lain di segmen yang sama. Honor belum menunjukkan tanda-tanda melanjutkan lini flip setelah Honor V Flip 2.

Pola serupa juga terlihat pada Vivo lewat seri X Flip. Oppo terakhir merilis Find N3 Flip pada 2023, lalu belum tampak sinyal kuat mengenai penerusnya.

Rangkaian langkah itu memberi gambaran bahwa pasar ponsel flip belum sepenuhnya matang untuk ekspansi besar. Banyak merek tampak memilih menunggu momentum yang lebih tepat daripada terus menambah model baru.

Motorola justru mengambil langkah berlawanan

Di tengah kecenderungan menahan diri itu, Motorola bergerak lebih agresif. Perusahaan tersebut baru saja merilis beberapa perangkat sekaligus, termasuk Razr 70, Razr 70+, dan Razr 70 Ultra.

Strategi itu menunjukkan Motorola masih melihat ruang yang menarik di pasar ponsel lipat kompak. Di saat merek lain cenderung memperlambat langkah, Motorola justru tampil lebih aktif.

Arah Xiaomi bisa bergeser ke model lipat buku

Meski kabar tentang Mix Flip 3 terdengar kurang menggembirakan, Xiaomi tidak berarti meninggalkan pasar ponsel lipat sepenuhnya. Perusahaan itu justru disebut akan memusatkan perhatian pada model lipat horizontal bergaya buku.

Model seperti ini dinilai lebih fungsional untuk produktivitas dan multitasking. Selain itu, segmen tersebut dianggap memiliki pasar yang lebih stabil dibandingkan model flip.

Berbeda dari kabar seputar Mix Flip, Xiaomi disebut tengah menyiapkan perangkat lipat horizontal baru yang kemungkinan meluncur pada pertengahan tahun, sekitar Juli atau Agustus 2026. Perangkat itu juga dikabarkan membawa chipset terbaru buatan Xiaomi sendiri, Xring O3.

Jika arah itu benar, Xiaomi tampaknya sedang menyusun strategi yang lebih fokus pada lini yang dinilai lebih menjanjikan secara bisnis. Bagi penggemar Mix Flip, kabar ini memang mengecewakan, tetapi perubahan prioritas seperti ini bukan hal asing ketika pasar memberi sinyal yang kurang mendukung.

Source: www.gadgetdiva.id
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru