Xiaomi YU7 GT Cetak 7 Menit 34,931 Detik di Nürburgring, Kalahkan Audi RS Q8 Performance

Author: Redaksi Android62

Xiaomi YU7 GT langsung mencuri perhatian bukan hanya karena statusnya sebagai SUV listrik, tetapi juga karena catatan waktunya di Nürburgring Nordschleife. Mobil ini membukukan 7 menit 34,931 detik dan resmi mengungguli Audi RS Q8 Performance yang sebelumnya berada di puncak.

Selisih waktunya memang tipis, namun cukup untuk mengubah peta persaingan di kelas SUV performa. Audi RS Q8 Performance sendiri mencatat 7 menit 36,698 detik pada 2024, sehingga YU7 GT berhasil menorehkan rekor baru di lintasan yang dikenal sangat sulit itu.

Yang membuat pencapaian ini semakin menarik, pengumuman rekor tersebut datang hanya dua hari sebelum peluncuran resmi YU7 GT di China pada 21/5. Xiaomi Auto menempatkan momen itu sebagai bagian dari persiapan menuju debut mobil ini di pasar China.

Dorongan besar dari divisi otomotif Xiaomi

Keberhasilan YU7 GT memperlihatkan bahwa Xiaomi makin serius di ranah kendaraan berperforma tinggi. Sebelumnya, sedan listrik Xiaomi SU7 Ultra juga sudah memperlihatkan kemampuan kuat di Nürburgring.

Dalam program pencatatan rekor lap ini, Xiaomi menonjolkan peran Ren Zhoucan sebagai pembalap penguji utama. Ia disebut sebagai pembalap asal China pertama yang memperoleh sertifikasi resmi Nürburgring untuk program tersebut.

Tenaga besar di balik rekor

Di atas kertas, YU7 GT hadir sebagai SUV listrik lima penumpang dengan konfigurasi dual-motor AWD. Total tenaganya mencapai 738 kW atau setara 990 hp, angka yang langsung menempatkannya di jajaran performa ekstrem.

Motor depan menghasilkan 288 kW, sedangkan motor belakang menyumbang 450 kW. Xiaomi juga membekali mobil ini dengan baterai 101,7 kWh dan klaim jarak tempuh hingga 705 km berdasarkan standar CLTC.

Bukan hanya untuk lintasan

Walau sorotan utama datang dari rekor Nürburgring, YU7 GT juga disiapkan untuk penggunaan jalan raya. SUV ini diklaim mampu melaju hingga 300 km/jam, sehingga karakter kencangnya tidak terbatas pada sirkuit saja.

Untuk menjaga kendali saat dipacu keras, Xiaomi memasang suspensi udara dual chamber, electronic limited-slip differential atau eLSD, serta tuning sasis khusus Nürburgring. Kombinasi itu dirancang untuk mendukung stabilitas, traksi, dan konsistensi di situasi berkecepatan tinggi.

Teknologi penggerak yang disiapkan

Xiaomi juga menyiapkan HyperEngine V8S EVO sebagai motor utama pada model ini. Motor tersebut diklaim mampu berputar hingga 28.000 rpm dengan efisiensi mencapai 98,38 persen.

Perpaduan motor berputaran tinggi, baterai besar, dan penyetelan sasis yang spesifik membuat YU7 GT menjadi salah satu proyek performa paling serius dari Xiaomi sejauh ini. Setelah rekor Nürburgring dikantongi, perhatian kini beralih ke peluncuran resminya di China dan posisi yang akan ditempati SUV listrik ini di pasar.

Source: www.bincangbincangmobil.com
Berita Terbaru