Lolos Lewat Duel Sengit Tiga Gim, Sabar/Reza Tetap Tenang ke Babak Kedua

Author: Redaksi Android62

Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani mengawali Indonesia Open 2026 dengan kemenangan yang tidak mudah. Pasangan ganda putra Indonesia itu harus melewati pertarungan tiga gim sebelum akhirnya menundukkan wakil Amerika Serikat, Chen Zhi Yi/Presley Smith, dengan skor 21-19, 13-21, 23-21.

Hasil tersebut memperlihatkan ketenangan Sabar/Reza saat laga masuk ke momen paling menentukan. Setelah kehilangan gim kedua, mereka tetap mampu menjaga ritme permainan dan menuntaskan pertandingan di rubber game tanpa kehilangan kendali pada poin-poin akhir.

Tantangan di sektor ganda putra

Sabar menilai persaingan di sektor ganda putra Indonesia Open 2026 berlangsung sangat merata. Dalam kondisi seperti itu, menurut dia, kesiapan mental dan fokus menjadi pembeda utama di lapangan.

“Di ganda putra dengan main di level Super 1000 ini semuanya sudah merata jadi kami pasti selalu waspada siapapun lawannya. Di sini siapa yang siap, dia yang akan jadi pemenangnya,” ujar Sabar.

Pernyataan itu sejalan dengan jalannya pertandingan melawan Chen Zhi Yi/Presley Smith. Sabar/Reza sempat unggul lebih dulu, lalu kehilangan gim kedua, sebelum kembali tampil lebih efektif pada gim penentuan yang berlangsung ketat hingga poin terakhir.

Lawan berikutnya sudah menunggu

Di babak kedua, Sabar/Reza akan berhadapan dengan wakil Tiongkok, Huang Di/Liu Yang. Reza mengatakan keduanya sudah saling mengenal karena pernah bertemu sebelumnya.

Ia juga menyebut Huang Di/Liu Yang memiliki tenaga dan kecepatan yang perlu diantisipasi. Karena itu, Sabar/Reza perlu menyiapkan strategi yang tepat agar tidak kalah dalam reli-reli panjang.

“Besok di babak 16 besar bertemu Huang Di/Liu Yang (Tiongkok). Kami pernah bertemu sebelumnya jadi kurang lebih kami sudah tahu dari segi permainan, mereka anak muda yang tenaga dan speed-nya masih kencang. Itu yang harus diantisipasi,” kata Reza.

Modal dari final tahun lalu

Kehadiran Sabar/Reza di Indonesia Open 2026 juga dibawa dengan modal kepercayaan diri dari edisi sebelumnya. Tahun lalu, mereka mampu mencapai final, dan pencapaian itu menjadi tolok ukur sekaligus dorongan untuk melangkah lebih jauh.

Meski begitu, keduanya tetap menekankan pentingnya fokus per pertandingan. Target untuk melampaui hasil tahun lalu hanya bisa diwujudkan jika setiap babak dijalani dengan kesiapan penuh.

“Kalau ditanya tahun lalu bisa ke final, tahun ini pasti mau melebihi hasil itu tapi kami tidak bisa pungkiri harus fokus step by step di setiap babaknya. Mudah-mudahan apa yang diharapkan, apa yang diperjuangkan bisa berbuah manis,” papar Sabar.

Kemenangan atas wakil Amerika Serikat itu menjadi awal yang positif, tetapi jalan Sabar/Reza masih panjang. Lawan berikutnya punya karakter permainan berbeda, sementara persaingan yang merata di sektor ganda putra membuat setiap detail di lapangan tetap krusial.

Source: www.medcom.id
Berita Terbaru