XLSMART menempatkan pengembangan talenta digital sebagai fokus besar lewat program baru bertajuk XLSMART Future Ready. Program ini dirancang sebagai ekosistem yang menghubungkan pembelajaran digital dengan peluang kerja yang nyata.
Melalui pendekatan tersebut, peserta tidak hanya diarahkan untuk mengikuti pelatihan, tetapi juga mendapatkan jalur yang lebih jelas menuju dunia kerja. XLSMART menyebut model ini sebagai upaya mendorong perjalanan dari learning to earning.
Target besar untuk talenta muda
Dalam implementasinya, program ini ditujukan untuk menjangkau 1 juta talenta muda Indonesia melalui aplikasi Sisternet dan situs Future Ready. Sasaran itu menunjukkan skala program yang tidak sekadar bersifat pelatihan, melainkan juga perluasan akses ke ekosistem pengembangan kompetensi.
XLSMART juga memasang target 10.000 sertifikat penyelesaian pelatihan. Angka ini menegaskan bahwa pencapaian peserta akan diukur secara lebih konkret, tidak hanya dari jumlah partisipasi.
Jalur yang dirancang dari pelatihan ke rekrutmen
Director & Chief People Officer XLSMART, Jeremiah Ratadhi, mengatakan Future Ready disusun berdasarkan kebutuhan nyata industri yang terus berkembang. Karena itu, rangkaian program dibuat terintegrasi agar peserta mendapat pengalaman yang lebih lengkap.
Rangkaian tersebut meliputi pembelajaran digital, pelatihan berbasis kompetensi, sertifikasi industri, mentoring bersama praktisi, hingga kesempatan internship dan akses rekrutmen melalui perusahaan mitra. Dengan susunan ini, peserta tidak berhenti pada tahap kelas, tetapi mendapat jembatan yang lebih dekat ke pekerjaan.
XLSMART juga telah menjalin kemitraan dengan sejumlah pihak strategis untuk memperkuat ekosistem program. ZTE dan Eka Tjipta Foundation menjadi dua mitra yang sudah terlibat, dan kerja sama itu disebut akan terus diperluas.
Dukungan pemerintah dan arah industri
Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, Ph.D, menilai transformasi dunia kerja memerlukan kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah, dunia usaha, institusi pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan. Ia mengapresiasi komitmen XLSMART yang menghadirkan Future Ready sebagai program pengembangan talenta digital.
Yassierli menyebut program semacam ini tidak hanya meningkatkan kompetensi peserta, tetapi juga membuka akses yang lebih luas terhadap dunia kerja. Ia berharap kolaborasi tersebut dapat melahirkan lebih banyak talenta digital Indonesia yang adaptif, kompetitif, dan siap berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional serta mendukung Indonesia Emas 2045.
Presiden Direktur & CEO XLSMART, Rajeev Sethi, menegaskan bahwa transformasi digital tidak cukup ditopang oleh infrastruktur. Menurut dia, kualitas sumber daya manusia juga menjadi penentu utama agar perubahan digital benar-benar menghasilkan dampak.
Rajeev menambahkan bahwa kebutuhan saat ini bukan sekadar program pelatihan, melainkan program yang mampu menghubungkan pembelajaran dengan peluang kerja yang nyata. Karena itu, Future Ready ditempatkan sebagai program CSR flagship terbaru XLSMART untuk menjembatani peserta dari learning to earning, dengan target setidaknya 1.000 talenta muda Indonesia memperoleh kesempatan magang atau pekerjaan melalui kolaborasi dengan mitra industri.
Di tengah percepatan ekonomi digital, langkah XLSMART ini memperlihatkan pergeseran penting dari pelatihan satu arah menjadi ekosistem yang menyambungkan keterampilan, sertifikasi, mentoring, dan akses kerja. Model seperti ini diharapkan memberi dampak yang lebih langsung bagi masyarakat sekaligus memperkuat kualitas talenta digital di Indonesia.
Source: gadgetsquad.id






