Xring O3 Bakal Mengubah Jalur Ultra Xiaomi, Xiaomi 18 Ultra Tetap Berdiri Sendiri

Author: Redaksi Android62

Xiaomi dikabarkan sedang menyiapkan arah baru untuk lini flagship mereka lewat sebuah model Ultra yang memakai chip buatan sendiri. Perangkat ini disebut mengandalkan Xring O3, sementara Xiaomi 18 Ultra tetap diposisikan sebagai model lain yang dikembangkan secara terpisah.

Jika kabar ini akurat, nama Ultra di tubuh Xiaomi tidak lagi hanya merujuk pada satu puncak produk. Ada peluang besar bahwa label tersebut justru dipakai untuk dua perangkat premium dengan peran berbeda, dan itu bisa mengubah cara Xiaomi menyusun strategi flagship mereka.

Ultra baru yang berdiri sendiri

Informasi yang beredar berasal dari tipster Yogesh Brar, yang menyebut Xiaomi tengah menggarap smartphone Ultra misterius berbasis Xring O3. Di saat yang sama, Xiaomi 18 Ultra juga masih disiapkan dan disebut tetap hadir belakangan tahun ini.

Posisi perangkat baru itu belum sepenuhnya terang di dalam jajaran produk Xiaomi. Namun, laporan yang beredar menekankan bahwa model Ultra berbasis Xring O3 bukan pengganti langsung Xiaomi 18 Ultra, melainkan sebuah penawaran terpisah.

Ada juga indikasi bahwa perangkat ini hanya akan dijual di China. Sampai sekarang, belum ada rencana peluncuran global yang disebut untuk model Ultra baru tersebut.

Chip internal Xiaomi makin diperluas

Langkah ini terasa masuk akal bila melihat arah pengembangan chip internal Xiaomi yang makin agresif. Sebelumnya, perusahaan sudah lebih dulu memperkenalkan Xiaomi 15s Pro dengan chip Xring O1 buatan internal.

Kehadiran chip itu menjadi penanda bahwa Xiaomi tidak lagi sekadar mengandalkan solusi luar untuk perangkat kelas atas. Setelah Xring O1, kini muncul laporan tentang penerusnya yang disebut Xring O3.

Spekulasi sebelumnya bahkan menyebut Xring O3 bisa debut secepat tahun ini. Chip tersebut juga sempat dikaitkan dengan ponsel lipat Xiaomi 17 Fold, meski nama perangkat itu masih bersifat tentatif.

Xring O3 disebut membawa susunan inti baru

Walau belum ada rincian resmi, sejumlah laporan sudah mulai menggambarkan arah teknis Xring O3. Chip ini disebut akan hadir dengan arsitektur yang lebih sederhana, tetapi lebih bertenaga dibanding pendahulunya.

Perubahan yang paling menonjol ada pada konfigurasi CPU. Xring O3 dilaporkan beralih ke desain octa-core, meninggalkan tata letak 10-core yang digunakan sebelumnya.

Dalam susunan yang dibocorkan, chip itu disebut punya satu Prime core dengan clock hingga 4,05GHz. Lalu ada Titanium cores di kisaran 3,42GHz dan core kecil yang difokuskan untuk efisiensi dengan kecepatan mencapai 3,02GHz.

Sektor grafisnya juga ikut ditingkatkan. GPU dikabarkan mendekati 1,5GHz, yang mengarah pada dorongan performa visual untuk beban kerja berat.

Kecepatan memori disebut tetap berada di 9600 MT/s. Meski begitu, perpaduan susunan inti CPU baru dan peningkatan GPU dinilai dapat membantu multitasking, pemrosesan latar belakang, serta menjaga kestabilan performa saat perangkat dipakai secara intensif.

Strategi premium Xiaomi mulai bergeser

Klaim tentang desain yang lebih sederhana namun lebih kuat memberi gambaran soal fokus Xiaomi ke depan. Pendekatan seperti ini biasanya menandakan upaya menjaga efisiensi dan pengaturan beban kerja yang lebih rapi, bukan sekadar menumpuk jumlah inti.

Karena semua informasi ini masih berupa bocoran dan laporan tidak resmi, detail akhirnya masih bisa berubah saat produk diumumkan. Nama perangkat, posisi pasar, dan cakupan penjualannya juga belum dipastikan oleh Xiaomi.

Meski begitu, arah besarnya sudah mulai terlihat. Xiaomi tampaknya ingin mendorong chip internal ke level yang lebih tinggi, lalu menempatkannya pada perangkat flagship yang paling mencuri perhatian.

Jika model Ultra misterius itu benar-benar hanya hadir di China, perangkat tersebut bisa menjadi panggung awal untuk strategi baru Xiaomi sebelum ekspansi yang lebih luas. Di sisi lain, keberadaan Xiaomi 18 Ultra sebagai model terpisah menunjukkan perusahaan belum meninggalkan format flagship utamanya, melainkan menambah cabang baru di segmen premium.

Source: www.gizmochina.com
Berita Terbaru