Zaskia Adya Mecca Izinkan Anak Absen demi Final Piala Dunia, Ini Alasannya

Author: Redaksi Android62

Zaskia Adya Mecca mengizinkan anak-anaknya tidak masuk sekolah untuk menyaksikan final Piala Dunia bersama ayah mereka. Keputusan itu diambil karena ia menilai pertandingan yang hadir empat tahun sekali dapat menjadi kesempatan berharga bagi kebersamaan keluarga.

Ia tidak menyembunyikan alasan ketidakhadiran tersebut kepada sekolah. Zaskia justru menyampaikan secara terbuka bahwa anaknya meminta izin untuk menonton Piala Dunia.

Menurut Zaskia, waktu yang dihabiskan anak bersama ayah memiliki nilai yang tidak kalah penting dari kegiatan rutin. Momen menonton pertandingan sepak bola dunia bersama-sama diyakininya dapat menjadi kenangan yang melekat bagi anak.

“Ya kalau buat aku ya Piala Dunia kan 4 tahun sekali, gitu, ya udah kenapa nggak?” kata Zaskia saat ditemui di Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada 21 Juli 2026. Ia memandang kesempatan tersebut sebagai waktu berkualitas yang layak dipertimbangkan keluarga.

Alasan Izin Disampaikan Apa Adanya

Keterbukaan Zaskia kepada guru kemudian menarik perhatian sejumlah orang tua murid di sekolah yang sama. Beberapa di antaranya menghubunginya secara pribadi untuk menanyakan apakah alasan izin seperti itu dapat disampaikan secara langsung kepada pihak sekolah.

Menurutnya, sebagian orang tua masih memilih menggunakan alasan acara keluarga saat anak tidak masuk sekolah. Namun, Zaskia memilih menjelaskan keadaan sebenarnya agar guru mengetahui konteks ketidakhadiran anak.

Kepada hot.detik.com, Zaskia mengatakan unggahannya mengenai izin sekolah itu sempat ramai dibicarakan. Ia menyebut banyak ibu bertanya tentang keberaniannya menyampaikan alasan menonton Piala Dunia kepada guru tanpa menutupinya.

“Cuma ya kemarin sempet ramai aku posting karena, aku postingnya kayak terus terang sama guru, ‘Izin ya anakku nonton Piala Dunia’ gitu kan,” tuturnya. Baginya, komunikasi terbuka dapat menghindarkan kesalahpahaman antara orang tua dan pihak sekolah.

Istirahat Bukan Hanya Saat Anak Sakit

Pandangan Zaskia tidak berhenti pada izin menonton pertandingan atau agenda keluarga. Ia juga terbiasa memberi penjelasan kepada wali kelas apabila anak sedang menghadapi kondisi emosional yang membuatnya belum siap belajar di sekolah.

Ia menilai guru perlu mengetahui keadaan anak di rumah agar dapat memahami perubahan sikap yang mungkin terlihat di kelas. Informasi tersebut juga dinilai penting supaya ketidakhadiran anak tidak semata-mata dipahami sebagai persoalan administratif.

Zaskia mencontohkan anak yang sedang enggan bersekolah atau diliputi kesedihan. Dalam kondisi seperti itu, ia memilih tidak menyamarkan alasan dengan keterangan sakit apabila keadaan sebenarnya berkaitan dengan perasaan anak.

“Misalnya, ‘Bu, anaknya gak mau sekolah, lagi ini’ atau gak ‘Anak aku lagi sedih, jangan kaget Bu anak aku lagi patah hati dan dia lagi nangis semaleman,’” terangnya. Penjelasan itu, menurutnya, memberi guru gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi anak.

Zaskia menegaskan bahwa setiap anak dapat membutuhkan waktu beristirahat tanpa selalu mengalami gangguan fisik. Ia melihat kebutuhan tersebut sebagai bagian dari perhatian orang tua terhadap keadaan mental dan emosional anak.

“Karena ya buat aku ya pasti orang gak harus alasan sakit kok kalau butuh waktu istirahat,” pungkasnya. Sikap itu menempatkan izin sekolah sebagai ruang komunikasi antara orang tua, anak, dan guru.

Source: hot.detik.com
Berita Terbaru