Flextail Zero Lantern menawarkan sesuatu yang jarang ditemukan pada lampu ringkas, yaitu dua karakter cahaya dalam bodi seberat 2 ons. Perangkat ini bisa dipakai sebagai senter di bagian kepala atau sebagai lentera 360 derajat dari pegangan transparan di bagian bawah.
Dalam mode senter, cahaya yang keluar berwarna putih sangat dingin dan lebih terfokus. Sementara itu, mode lentera memancarkan cahaya putih hangat 3.000 Kelvin yang menyebar ke segala arah, sehingga lebih cocok untuk penerangan area sekitar.
Lebih menonjol di daya tahan daripada tenaga besar
Flextail tampaknya memilih pendekatan yang menekankan durasi pakai, bukan sekadar angka lumen yang tinggi. Pada mode senter, Zero Lantern diklaim mampu bertahan setidaknya 5 jam di 200 lumens, lalu sampai 15 jam di 50 lumens.
Mode lentera juga menawarkan rentang pemakaian yang cukup panjang. Pada 300 lumens, daya tahannya disebut minimal 3 jam, sedangkan pada 10 lumens dapat mencapai 35 jam.
Ada pula mode ambient yang membuat kecerahan senter berdenyut lembut. Namun, perusahaan belum menjelaskan berapa lama mode tersebut bisa bertahan.
Ukuran kecil, kontrol sederhana, dan cukup siap dibawa ke luar ruang
Zero Lantern memiliki ukuran sekitar 2,8 x 1,2 inci, sehingga mudah diselipkan ke tas atau digantung pada perlengkapan luar ruang. Pengaturan tingkat kecerahan dilakukan melalui cincin putar di bagian kepala untuk kedua mode pencahayaan.
Bobotnya yang hanya 2 ons membuatnya tetap ringan untuk hiking atau perjalanan singkat. Flextail juga membekalinya dengan sertifikasi IPX5, yang memberi perlindungan dasar terhadap cipratan air.
Fungsi tambahan untuk penandaan di kondisi gelap
Flextail menyertakan kait carabiner agar lampu dapat dipasang ke tali tas ransel jika titik pemasangannya sesuai. Fitur ini membuat Zero Lantern berguna bukan hanya sebagai sumber cahaya, tetapi juga sebagai lampu penanda saat berjalan di gelap.
Pendekatan seperti ini cocok untuk pengguna yang menginginkan satu perangkat kecil dengan dua fungsi utama. Lentera memberi sebaran cahaya luas, sedangkan senter memberi sorotan yang lebih terarah dari bagian kepala.
Baterai masih menyisakan tanda tanya kecil
Dari gambar produk, baterai silinder 16340 dengan kapasitas sekitar 4 Wh tampak bisa dilepas. Namun, Flextail belum memberikan konfirmasi tegas di laman resminya mengenai hal tersebut.
Setidaknya, video promosi menunjukkan port USB-C berada di bodi Zero Lantern, bukan di baterainya. Artinya, pengisian dilakukan langsung pada perangkat, meski detail teknis lainnya belum dijelaskan secara lengkap oleh perusahaan.
Saat ini, Zero Lantern dijual melalui toko daring resmi Flextail dengan harga sekitar $37. Daftar di Amazon belum tersedia, tetapi disebut akan segera tayang.
Source: www.notebookcheck.net






