2 Bagian yang Sering Lupa Dilindungi SPF, Bibir Rentan Terpapar Sinar UV

Author: Redaksi Android62

Bibir termasuk area yang lebih rentan mengalami kanker kulit karena lapisannya tipis dan dapat terpapar sinar matahari dalam jangka panjang. Namun, bagian ini masih kerap tidak mendapat perlindungan saat seseorang sudah memakai sunscreen pada wajah.

Dokter kulit sekaligus Group Medical Director klinik skincare Sk, Dr Firas Al Niama, mengingatkan pentingnya SPF pada bibir. Perlindungan tidak cukup hanya diberikan pada kulit wajah yang paling terlihat saat beraktivitas di luar ruangan.

Kulit bibir memiliki kadar melanin yang rendah dibandingkan sebagian besar kulit wajah. Melanin merupakan pigmen yang membantu memberikan perlindungan alami terhadap paparan matahari.

Kondisi tersebut membuat bibir membutuhkan perhatian tersendiri dalam rutinitas perlindungan sinar matahari. Penggunaan sunscreen pada wajah tidak otomatis melindungi area bibir, terutama bila produk tidak diaplikasikan secara khusus.

Area tubuh Alasan sering terlewat Perlindungan yang digunakan
Bibir Tidak ikut diolesi atau tidak diaplikasikan ulang Lip balm dengan SPF
Punggung kaki Biasanya tertutup alas kaki Sunscreen tubuh, termasuk bentuk spray

1. Bibir

Dr Firas Al Niama menyatakan beberapa bagian tubuh lebih rentan mengalami kanker kulit, termasuk bibir. Kerentanan itu berkaitan dengan kulit yang tipis serta paparan sinar matahari yang berlangsung lama.

“Beberapa bagian tubuh lebih rentan mengalami kanker kulit, seperti bibir. Hal ini karena kulitnya tipis dan terpapar sinar matahari dalam jangka panjang,” ujar Firas Al Niama.

Masalah pada bibir tidak terbatas pada dampak paparan UV saja. Pakar skincare Marie Reynolds menyebut kurangnya perlindungan dapat berkaitan dengan luka dingin, peradangan, serta perubahan warna pada garis bibir.

Lip balm yang mengandung SPF dapat menjadi pilihan praktis untuk pemakaian harian. Produk tersebut juga membantu menjaga bibir agar tidak mudah kering dan pecah-pecah.

Pengaplikasian ulang tetap perlu diperhatikan karena bibir mudah terlewat dalam rutinitas perawatan. Kebiasaan memakai perlindungan hanya sekali juga dapat membuat area ini tidak terlindungi sepanjang aktivitas di luar ruangan.

2. Punggung Kaki

Punggung kaki merupakan bagian lain yang sering tidak masuk dalam area olesan sunscreen. Area ini memang kerap tertutup sepatu, tetapi dapat terpapar langsung ketika seseorang mengenakan sandal atau alas kaki terbuka.

Juru bicara British Association of Dermatologists, Harriet Dalwood, menilai kaki mudah terlupakan karena biasanya tertutup alas kaki. Kebiasaan itu dapat membuat kebutuhan perlindungan saat kaki terbuka tidak disadari.

Dokter kulit konsultan sekaligus juru bicara British Skin Foundation, Dr Thivi Maruthappu, menjelaskan bagian atas kaki menerima banyak radiasi UV ketika seseorang berjalan. Bagian tersebut juga disebut sering mengalami sunburn.

Sunburn pada kaki dapat terasa lebih mengganggu ketika kulit yang terbakar bergesekan dengan sepatu atau sandal. Karena itu, sunscreen tubuh dapat dioleskan merata pada bagian atas kaki sebelum berada di bawah matahari.

Dokter Claudia Pastides menyarankan sunscreen berbentuk spray sebagai pilihan yang membantu pengaplikasian lebih cepat dan merata pada kaki. Bentuk ini dapat dipertimbangkan untuk area yang lebih sulit dijangkau atau mudah terlewat.

Perlindungan sinar matahari juga sebaiknya mencakup bagian belakang telinga dan tengkuk. Kedua area tersebut sering sulit dijangkau, padahal dapat terbuka saat seseorang beraktivitas di luar ruangan.

Berita Terbaru