Tim Nasional Futsal Indonesia bersiap menjalani pemusatan latihan internasional di Spanyol pada Agustus mendatang, dan Hector Souto sudah memulai proses penyaringan pemain. Dari 26 nama yang dipanggil, skuad akan dipangkas lebih dulu menjadi 19 pemain untuk TC domestik di Indonesia mulai 13 Juli, sebelum akhirnya 16 pemain diberangkatkan ke Spanyol.
Skema bertahap itu menunjukkan bahwa tim pelatih tidak ingin bergerak terburu-buru. Seleksi dibuat berlapis agar komposisi akhir bisa menyesuaikan kebutuhan taktik dan kondisi fisik para pemain.
Seleksi dimulai dari 19 pemain di TC domestik
Souto menyiapkan tahapan yang jelas sebelum tim terbang ke Eropa. Para pemain yang lolos ke TC domestik akan dipantau terlebih dahulu, sehingga staf pelatih bisa menilai kesiapan mereka dalam program latihan yang lebih terukur.
Dari situ, hanya 16 pemain terbaik yang akan masuk ke dalam rombongan ke Spanyol. Pola ini juga memberi ruang bagi staf pelatih untuk memastikan setiap pemain benar-benar cocok dengan intensitas latihan dan uji tanding yang akan dihadapi.
Evan Soumilena tetap masuk pemantauan
Salah satu nama yang menarik perhatian dalam daftar ini adalah pivot BlackSteel FC, Evan Soumilena. Ia masih menjalani pemulihan pasca-cedera, tetapi tetap dipanggil Hector Souto untuk dipantau lebih lanjut.
Tim pelatih akan mengawasi kondisi fisik Evan secara intensif sebelum mengambil keputusan akhir. Langkah itu menegaskan bahwa kesiapan pemain menjadi faktor utama dalam seleksi menuju TC Spanyol.
Daftar 26 pemain yang dipanggil
| Posisi | Nama | Klub |
|---|---|---|
| Kiper | Ahmad Habiebie | Bintang Timur Surabaya FC |
| Kiper | Muhammad Albagir | BlackSteel FC |
| Kiper | Rizky Afsana | Cosmo JNE |
| Kiper | Muhammad Nizar | Pangsuma FC |
| Anchor | Rizki Xavier | Cosmo JNE |
| Flank-Anchor | Ryan Dwi Renaldi | FAFAGE Banua FC |
| Flank-Anchor | Ardiansyah Nur | BlackSteel FC |
| Flank-Anchor | Rio Pangestu | Bintang Timur Surabaya FC |
| Flank-Anchor | Dewa Rizki | Cosmo JNE |
| All Around | Romi Humandri | Pangsuma FC |
| Flank (Kiri) | Mochammad Iqbal | Bintang Timur Surabaya FC |
| Flank (Kiri) | Bryan Ick | BlackSteel FC |
| Flank (Kiri) | Andarias Kareth | FAFAGE Banua FC |
| Flank (Kiri) | Imam Anshori | Pangsuma FC |
| Flank (Kiri) | Ronald Rumbiak | BlackSteel FC |
| Flank (Kanan) | Firman Ardiansyah | Bintang Timur Surabaya FC |
| Flank (Kanan) | Reza Gunawan | Cosmo JNE |
| Flank (Kanan) | Guntur Sulistyo | Bintang Timur Surabaya FC |
| Flank (Kanan) | Yogi Saputra | Pangsuma FC |
| Flank-Pivot | Syauqi Saud | Bintang Timur Surabaya FC |
| Flank-Pivot | Samuel Eko | Bintang Timur Surabaya FC |
| Flank-Pivot | M. Sanjaya | Kuda Laut Nusantara |
| Flank-Pivot | Andres Dwi | Unggul FC |
| Pivot | Muhammad Fajriyan | Pangsuma FC |
| Pivot | Israr Megantara | Cosmo JNE |
| Pivot | Evan Soumilena | BlackSteel FC |
Komposisi pemain menunjukkan sebaran yang merata dari sejumlah klub besar di futsal nasional. Bintang Timur Surabaya FC, BlackSteel FC, Cosmo JNE, dan Pangsuma FC menjadi penyumbang nama paling banyak dalam daftar tersebut.
Kolaborasi klub dan target ke level internasional
Dalam program ini, Souto juga menyampaikan apresiasi kepada klub-klub yang telah mendukung agenda tim nasional. Ia menegaskan bahwa kolaborasi menjadi faktor penting agar program latihan tetap berjalan konsisten.
TC di Spanyol diposisikan sebagai langkah untuk menaikkan daya saing Timnas Futsal Indonesia di level internasional. Dengan berlatih dan bertanding melawan lawan yang lebih berpengalaman, para pemain diharapkan menyerap intensitas permainan yang lebih tinggi sekaligus memahami filosofi bermain yang ingin diterapkan Souto.
Federasi Futsal Indonesia menempatkan agenda ini sebagai fondasi untuk membangun skuad yang lebih siap menghadapi tantangan berikutnya. Persiapan yang bertahap dan selektif diharapkan menghasilkan tim yang lebih matang saat memasuki agenda internasional selanjutnya.
