3 Alasan XForce HEV Terasa Lebih Mewah, Bukan Hanya XForce dengan Sistem Hybrid

Mitsubishi XForce HEV menempatkan motor listrik sebagai penggerak utama, sebuah pendekatan yang membuat karakter berkendaranya berbeda dari SUV konvensional. Motor listriknya menghasilkan 116 PS dan torsi 255 Nm, sedangkan mesin bensin 1.6L DOHC MIVEC menyumbang 107 PS serta torsi 134 Nm.

Konfigurasi tersebut membuat akselerasi diklaim terasa lebih halus dan responsif, terutama dalam lalu lintas perkotaan. Getaran juga dapat diminimalkan ketika kendaraan melaju perlahan, sehingga kabin terasa lebih senyap.

Mitsubishi tidak hanya memasang sistem hybrid pada XForce. Sejumlah pembaruan pada kenyamanan, fitur kabin, pengendalian, serta keselamatan membuat model ini diposisikan dengan pengalaman yang terasa lebih tinggi dibandingkan XForce sebelumnya.

1. Sistem hybrid memperhalus penggunaan harian

Keunggulan pertama terletak pada karakter penggerak elektrifikasinya. Sistem hybrid generasi terbaru ini memprioritaskan kerja motor listrik, sementara mesin bensin bekerja bersama sesuai kebutuhan perjalanan.

Pengemudi juga mendapat Charge Mode dan EV Priority Mode untuk mengatur pemakaian tenaga listrik. Kedua mode tersebut memberi pilihan lebih besar dalam menyesuaikan cara berkendara dengan kondisi rute.

Efisiensi menjadi bagian dari klaim utama kendaraan ini. Dengan tangki bahan bakar berkapasitas 42 liter, Mitsubishi menyebut XForce HEV dapat menempuh lebih dari 1.000 kilometer dalam satu kali pengisian penuh.

KomponenTenagaTorsiPeran
Motor listrik116 PS255 NmPenggerak utama sistem hybrid
Mesin 1.6L DOHC MIVEC107 PS134 NmBekerja bersama motor listrik
Tangki bahan bakar42 literDiklaim menempuh lebih dari 1.000 km

2. Kabin memperoleh perlengkapan yang lebih premium

Perubahan paling mudah terlihat hadir melalui panoramic glass roof frameless yang dilengkapi electric shade. Elemen ini membuat ruang kabin terasa lebih terang dan lapang, sekaligus menambah kesan mewah saat digunakan sehari-hari.

Di depan pengemudi, tersedia e-Shifter atau Shift by Wire serta Smart Display Audio berukuran 12,3 inci. Layar ini dapat menampilkan aliran energi hybrid secara real time agar kerja sistem penggerak lebih mudah dipantau.

Fasilitas lain meliputi kursi pengemudi elektrik, ambient light, dan sistem audio Yamaha Premium dengan delapan speaker. Ruang belakang tetap mengandalkan sandaran kursi dengan delapan tingkat pengaturan kemiringan.

Kenyamanan kabin juga ditunjang Dual Zone Auto AC dan NanoeX untuk menjaga kualitas udara. Kombinasi perlengkapan tersebut memperluas peningkatan XForce HEV dari sekadar aspek mesin.

3. Lebih siap untuk jalan sempit hingga permukaan menantang

XForce HEV dibekali ground clearance tertinggi di kelasnya serta radius putar 5,2 meter. Perpaduan ini ditujukan untuk memberi rasa percaya diri ketika melewati jalan yang tidak rata tanpa mengorbankan kemudahan manuver di area sempit.

Pengemudi dapat memilih tujuh mode berkendara, yaitu Charge, EV, Normal, Wet, Tarmac, Gravel, dan Mud. Kamera 360 derajat turut membantu pemantauan area di sekitar mobil ketika bermanuver.

Identitas hybrid juga ditegaskan melalui pelek 18 inci dengan desain khusus HEV, grille baru, lampu belakang clear smoke, dan emblem hybrid. Power tailgate menjadi tambahan praktis untuk aktivitas sehari-hari.

Perlindungan pengemudi diperluas

Menurut MMKSI, New XForce HEV turut memperoleh paket Advanced Driver Assistance System atau ADAS yang lebih lengkap. Sistem ini mencakup Forward Collision Mitigation, Adaptive Cruise Control, Blind Spot Warning, dan Rear Cross Traffic Alert.

Fitur lainnya adalah Auto High Beam, Leading Car Departure Notification, Lane Change Assist, serta Multi Around Monitor. Kelengkapan tersebut melengkapi perubahan pada penggerak, kabin, dan kemampuan kendali yang membedakan XForce HEV dari sekadar pergantian mesin.

Source: www.liputan6.com
Berita Terkait