Fitur AI kini tidak lagi hanya milik ponsel mahal. Di kelas Rp1 jutaan, sejumlah model sudah mulai membawa asisten virtual dan pemrosesan kamera cerdas yang dulu lebih sering ditemui di perangkat flagship.
Infinix Hot 50i, Redmi 14C, dan Tecno Spark 30C menjadi tiga contoh yang paling menonjol. Ketiganya hadir dengan kombinasi harga terjangkau, layar cepat, baterai besar, dan dukungan AI yang membuat segmen entry-level terasa makin kompetitif.
Redmi 14C menawarkan kamera AI 50MP dan baterai besar
Redmi 14C hadir dengan layar 6,88 inci berrefresh rate 120Hz dan chipset MediaTek Helio G81 Ultra. Xiaomi juga membekalinya dengan kamera AI 50MP serta teknologi Xiaomi Imaging Engine untuk pengolahan gambar.
Dari sisi daya, ponsel ini membawa baterai 5.160 mAh dan pengisian 18W. Harga jualnya berada di kisaran mulai Rp1,2 juta hingga Rp1,5 juta, menjadikannya salah satu opsi paling terjangkau di daftar ini.
Infinix Hot 50i membawa Folax AI dan layar 120Hz
Infinix Hot 50i tampil dengan layar 6,7 inci berrefresh rate 120Hz dan chipset MediaTek Helio G81. Perangkat ini juga menyediakan penyimpanan hingga 256GB, yang memberi ruang lebih lega untuk kebutuhan harian.
Untuk fitur pintar, Infinix menyematkan asisten virtual Folax AI. Sisi fotografi didukung kamera utama 48MP dan baterai 5.000 mAh, dengan harga sekitar Rp1,4 juta hingga Rp1,6 juta.
Tecno Spark 30C mengandalkan Ella AI dan RAM besar
Tecno Spark 30C hadir dengan kamera utama berbasis AI menggunakan sensor 48MP Sony IMX582. Ponsel ini juga menawarkan RAM hingga 8GB dan penyimpanan hingga 256GB.
Tecno menambahkan asisten virtual Ella AI untuk mendukung penggunaan sehari-hari. Kapasitas baterainya 5.000 mAh, sementara harga pasarnya berada di kisaran Rp1,3 juta hingga Rp1,7 juta.
Kehadiran tiga model ini menunjukkan bahwa AI mulai menjadi standar baru di HP murah. Pengguna tidak hanya mendapat asisten virtual dan dukungan kamera yang lebih cerdas, tetapi juga layar 120Hz, baterai besar, serta penyimpanan yang masih tergolong lega di kelas harganya.
